Girpasang Kian Keren, Dari Kopi Merapi, Sensasi Kereta Gantung Sampai Kuliner Ingkung

KLATEN – Obyek wisata Girpasang yang terletak di Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten makin lama makin menggiurkan untuk dikunjungi. Bukan saja pesona Merapi yang elok, kopi Merapinya yang sedap, tapi yang tak kalah keren adalah sensasi menikmati kereta gantung selebar 125 m di atas dua bibir jurang plus makan ingkung (ayam bakar) di dukuh terpencil Girpasang.

Menurut Lasimo pemuda 30 tahun yang tinggal di Bringin sebagai dukuh terdekat dari Girpasang itu menuturkan kalau wisatawan yang berkunjung bisa berjalan-jalan menikmati panaroma Girpasang lebih dekat. Jalur perjalanan sudah disiapkan sehingga spot-spot menarik tidak terlewatkan untuk dikunjungi.
“Wisatawan dari daerah luar beberapa kali sudah masuk Girpasang. Jadi pengunjung kalau sudah sampai Girpasang bisa melihat melihat puncak Merapi melalui menara pandang. Bisa juga melihat dari dekat petani menanam sayur seperti cabe, tomat atau loncang. Di sini wisatawan juga bisa pesan ingkung atau ayam bakar sambil istirahat melepas lelah” jelas Lasimo kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten saat berkunjung pekan lalu.

Baca Juga:  Sidak Toko Modern, Kepatuhan Prokes Masih Lemah

Lasimo yang bekerja sebagai operator gondola alat yang digunakan mengirimkan barang ke Dukuh Girpasang itu menambahkan di obyek wisata Girpasang sendiri sudah berdiri lima kedai kopi yang kebanyakan dikembangkan oleh warga. Hari Sabtu dan Minggu menjadi hari favorit masyarakat untuk berkunjung.

“Kalau sore pemandangan Merapi sangat bagus misalnya tidak kabut. Di sini wisatawan biasanya minum kopi atau pesan nasi goreng sambil menikmati udara segar sekitar Merapi” ulasnya.

Sedangkan menurut Pelaksana Tugas Camat Kemalang Sudiyono, tarif untuk menikmati wahana kereta gantung sangat terjangkau. Pengelola mematok harga yang memasyarakat agar semua bisa menikmati.
“Tarif wahana gantung obyek wisata Girpasang hanya 60 ribu. Itu pun bisa dinaiki bersama keluarga atau teman. Tapi hanya maksimal diisi empat orang. Karena keselamatan pengunjung sangat diutamakan“ ungkap Sudiyono.

Sudiyono menambahkan adanya penambahan wahana gantung obyek wisata Girpasang ini menjawab kebutuhan masyarakat. Karena selama ini banyak masyarakat menggunakan gondola untuk melintas ke Girpasang. Padahal gondola itu untuk pengiriman barang bukan untuk dinaiki manusia.
Sedangkan pengadaan kereta gantung itu sendiri menggunakan anggaran dana desa.

Baca Juga:  Kendaraan Dinas Wajib Parkir Saat Libur Lebaran

“Pengadaaan wahana kereta gantung ini menelan anggaran 130 juta yang diambilkan melalui dana desa Pemerintah Desa Tegalmulyo. Wahana diharapkan bisa menambah daya tarik wisatawan, khususnya dalam pengembangan obyek wisata Girpasang. Obyek wisata Girpasang kian hari kian banyak pengunjungnya. Tidak saja wisatawan lokal, banyak juga tamu dari daerah lain yang datang berkunjung untuk menikmati pemandangan Gunung Merapi dari dekat sekaligus menikmati kopi di kedai-kedai kopi di sini” pungkasnya.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 88 kali

Comments are closed.