GOR Gelarsena Klaten Siap Untuk Isolasi Terpusat

KLATEN- Pemerintah Kabupaten Klaten mempersiapkan satu lagi tempat isolasi terpusat bagi masyarakat yang terpapar covid-19. Tempat itu adalah adalah Gedung Olahraga (GOR) Gelarsena Klaten. Langkah ini menambah daftar tempat isolasi terpusat yang telah ada seperti Edotel dan Panti Semedi Klaten.
Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi saat ditemui Sabtu (03/07) di Alun-Alun Klaten menyampaikan Pemerintah Kabupaten Klaten berserta seluruh komponen TNI/Polri dan lainnya terus berusaha menyadarkan masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan dan penegakan PPKM darurat. Di sisi lain upaya penyiapan tempat isolasi jika kondisi mendesak.
“Iya kita sudah persiapkan. Selain di Edotel SMK N 3 Klaten dan Rumah Retret Panti Semedi (RRPS) yang ada di Jonggrangan, Klaten Utara. Pemerintah Kabupaten Klaten akan segera membuka Gedung Olahraga Gelarsena Klaten sebagai tempat isolasi terpusat” kata Jaka Sawaldi.
Terkait upaya penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Klaten akan dilakukan secara intensif, sesuai arahan Bupati Klaten. Pendekatan pemerintah tetap penegakan yang humanis.
“Bagi masyarakat yang belum taat aturan terkait protokol kesehatan dan ketentuan PPKM darurat, maka akan dilakukan tindakan tegas tetapi humanis. Bagi yang terkonfirmasi positif tapi kondisinya tidak berat, kita akan masukkan kepada isolasi terpusat. Tapi jika kondisi berat kami masukkan ke rumah sakit” ujarnya.
Berdasarkan rilis Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Klaten yang dirilis Senin (05/07/2021) menyebutkan ada penambahan 322 pasien terkonfirmasi positif covid-19 dan 353 pasien yang dinyatakan sembuh dan 13 pasien meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah kumulatif covid-19 di Kabupaten Klaten menjadi 17.450 kasus, sebanyak 5.515 kasus menjalani perawatan atau isolasi mandiri, 10.997 kasus dinyatakan sembuh dan 938 kasus meninggal dunia.

Baca Juga:  Klaten Segera Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak

Penulis Titi Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten
Editor Joko Priyono

telah dibaca: 207 kali

Comments are closed.