Hadiri Pagelaran Wayang Wankes Klaten, Bupati Klaten Ajak Masyarakat Nguri-Nguri Budaya Klaten

Dalam rangka memperingati hari jadi ke 218 Kabupaten Klaten, Dewan Kesenian Kabupaten Klaten menggelar pagelaran wayang kulit di Halaman Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Kamis Malam (28/07/2022).

Hadir dalam pagelaran wayang tersebut Bupati Klaten bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Kepala OPD Kabupaten Klaten dan tamu undangan lain.

Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan pagelaran wayang kulit tersebut terselenggara atas prakarsa Dewan Kesenian Kabupaten Klaten. Selain dalam rangka memperingati Hari jadi ke – 218 Kabupaten Klaten, pagelaran wayang tersebut bertujuan untuk memupuk rasa cinta masyarakat Kabupaten Klaten terhadap seni budaya khususnya wayang kulit.

“Pagelaran wayang kulit malam hari ini terselenggara atas prakarsa Dewan Kesenian Kabupaten Klaten yang diselenggarakan selain dalam rangka memperingati Hari jadi ke – 218, pagelaran wayang ini  juga bertujuan untuk memupuk rasa cinta masyarakat terhadap seni budaya. Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menghaturkan ucapan terima kasih kepada Keluarga Besar Dewan Kesenian Kabupaten Klaten atas segala upaya dalam melestarikan dan mengembangkan budaya daerah di Kabupaten Klaten.” jelas Bupati

Baca Juga:  PS ASN Juarai Turnamen Sepak Bola Hari Jadi 218 Klaten

Selanjutnya, Bupati menambahkan kegiatan tersebut dapat memperkaya wawasan, mengangkat nama martabat dan kehormatan Kabupaten Klaten, serta mengajarkan makna kearifan lokal maupun pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam mengelola alam semesta dengan segala isi dan potensinya. Dengan demikian, melihat makna yang terkandung dalam kegiatan tersebut, maka Bupati Klaten mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya.

“Pada jaman sekarang ini, cerita dalam pewayangan pun sering dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa penting dalam kehidupan manusia atau perjalanan hidup manusia, seperti lakon ataupun cerita pagelaran wayang kulit malam hari ini “Sang Bima” bersama Dalang Ki Kasino Kasno Pandoyo dan Ki Kasim Purwo Warsito. Pagelaran ini bisa menambah wawasN dan mengajarkan makna kearifan lokal Kabupaten Klaten. Maka melihat makna yang terkandung dalam kegiatan ini, tidak ada salahnya kalau saya mengajak kepada semua pihak untuk terus-menerus nguri-uri budaya adiluhung, demi keberlangsungan dan keberlanjutan kebudayaan itu sendiri.” tutur Bupati

Terakhir, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Klaten dan melestarikan budaya yang ada didaerahnya.
“Saya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam langkah pembangunan sesuai peran dan kemampuan yang dapat dilakukan. Serta mari kita bersama melestarikan budaya didaerah kita masing-masing.” pungkas Bupati. (Doc/Rilis/Prokopim-Klt)

Baca Juga:  Tekan Kemiskinan Jawa Tengah, Wagub Salurkan RSLH Desa Dampingan Bapenda Jawa Tengah Di Desa Gaden Kecamatan Trucuk

telah dibaca: 182 kali

Comments are closed.