Implementasi Klaten Smartcity Jangan Tinggalkan Ekonomi UMKM

KLATEN – Perencanaan konsep Klaten SmartCity memasuki babak baru dengan rampungnya penyusunan Masterplan Smartcity. Ke depan pengembangan ini diharapkan mengedepankan tidak meninggalkan ekonomi penggiat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar berdampak kesejahteraan rakyat.
Pesan ini disampaikan Guru Besar Fakultas Arsitektur Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Prof Ahmad Djunaedi disela-sela mengisi acara Bimbingan Teknis Tahap IV Menuju Klaten Smartcity bertempat di Gedung Arya Wangsa Hotel Indolux, Yogyakarta (Kamis, 10/10/19).
“Saat ini seluruh Indonesia mengalami transformasi digital, termasuk di Klaten. Maka semua elemen masyarakat dan pemerintah harus cerdas. Pembangunan itu harus dibarengi dengan inovasi salah satunya dengan konsep smartcity. Semua dimensi kehidupan harus cerdas seperti smart economy, smart living, smartcity enviroment, smart goverment termasuk smart branding. Tapi itu semua harus disesuaikan dengan potensi daerah masing-masing sebagai pilar prioritas atau yang diutamakan” jelas Ahmad Djunaedi.
Dicontohkan Ahmad Djunaedi saat mendampingi Smartcity Kota Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan budaya, maka dua hal tersebut yang dijadikan prioritas dalam menyusun perencanaan pembangunan kota, Termasuk Kabupaten Klaten dimensi agriculture dan ekonomi seharusnya diutamakan. Tentunya hal itu selaras dengan visi pemerintah mewujudkan Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing.
“Ke depan ekonomi UMKM di Klaten tidak boleh ditinggalkan dalam imlementasi Klaten Smartcity. Tentunya didukung komitemen yang kuat dari para pejabatnya agar Klaten Smartcity bisa berkelanjutan” jelasnya.
Bupati Klaten Sri Mulyani yang berkesempatan menutup dan menandatangani komitmen pejabat konsep Klaten Smartcity menekankan kesesuaiannya dengan potensi wilayah.
“Penyusunan Masterplan Klaten Smartcity sebagai panduan pengembangan dan implementasinya disesuaikan dengan karakter dan potensi yang dimiliki demi mewujudkan Kabupaten Klaten yang cerdas. Harapannya, dengan percepatan dan pemanfaatan tekonogi informasi ini pemerintahan berjalan efektif dan efesien dan pelayanan masyarakat bisa maksimal” kata Bupati Sri Mulyani.
Acara Bimbingan Teknis Tahap IV Menuju Klaten Smartcity yang berlangsung dua hari (9-10/10/19) dihadiri Bupati Klaten Sri Mulyani, Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi, para Asisten, staf ahli bupati berikut 58 pejabat dan kepala instansi itu diakhiri dengan penadatangan komitmen agar semangat dan bersungguh-sungguh menjaga kebelanjutan program Klaten Smartcity

smart city (3)
smart city (2)
smart city (4)

telah dibaca: 32 kali

Comments are closed.