Ini Cara Mudah Menghitung Pajak BPHTB dan Syaratnya

KLATEN – Membeli tanah khususnya rumah sesuai idaman menjadi impian setiap rumah tangga. Tidak saja menjadi kebutuhan, membeli rumah atau tanah menjadi investasi menarik saat ini.

Namun untuk diketahui transaksi jual beli tanah atau rumah itu sebagai peristiwa hukum dimana masing-masing penjual bakal dikenakan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan atau istilahnya dengan pajak BPHTB. Pajak ini mendasarkan UU No 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang dipungut oleh pemerintah kabupaten/kota dan pembeli dikenakan Pajak Penghasilan atau pph.

Lalu bagaimana menghitung besaran pajak BPHTB?
Cukup mudah. Nilai pajak BPHTB dihitung dari 5% dikalikan nilai transaksi jual beli dikurangi Nilai Perolehan Obyek Pajak Tidak Kena Pajak.
Misalnya Nilai transaksi jual – beli 300.000.000 dan NPOPTKP 200.000.000, maka nilai pajak BPHTB yang harus dibayar adalah 5% dikalikan 100.000.000 menjadi 5.000.000.

Sedangkan bagi penjual dikenakan pajak penghasilan sebesar 2.5% yang dipungut oleh Kantor Pajak Pratama setempat.
Sedangkan syarat yang harus dilengkapi meliputi :
1.Mengisi form BPHTB
2.Melampirkan fotokopi SPPT tahun berjalan
3.Melampirkan fotokopi KTP wajib pajak
4.Melampirkan fotokopi STTS 5 tahun terakhir
5.Melampirkan fotokopi sertifikat dan akte jual beli

 

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 49 kali

Comments are closed.