Jadi Satgas Keluarga, PKK Kecamatan Jogonalan dan Gantiwarno Buat Konten Video

KLATEN- Tim Penggerak PKK Kecamatan Jogonalan dan Gantiwarno tak mau ketinggalan membantu pemerintah dalam sosialisasi kepatuhan protokol kesehatan. Siap menjadi satgas keluarga dalam menegakan kepatuhan protokol kesehatan, para kader PKK dua kecamatan itu membuat konten video pernyataan sikap di media sosial.

Video berdurasi 59 detik ini menjadi komitmen TP PKK Kecamatan Jogonalan dan Gantiwarno itu untuk menjadi satgas keluarga dan mengajak kader lain menegakkan protokol kesehatan dalam keluarga.

“Di grup WhatsApp TP PKK Kabupaten sudah ramai. Beberapa TP PKK kecamatan sudah mulai mengirim konten video pernyataan sikap. Di sela – sela waktu yang ada, padahal tugas juga sangat padat sebenarnya. Tapi demi kebaikan bersama. Semoga kondisi pandemik bisa lebih terkendali. Kami ingin ikut menjadi bagian mengatasi covid 19” ungkat Ketua TP PKK Kecamatan Jogonalan Nuryantini Sutopo (45) saat bincang-bincang dengan Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten (Selasa,1/2/21).

Istri Camat Jogonalan Sutopo itu mengatakan ikut antusias menjadi satgas keluarga. Ia mengaku kondisi yang terus bertambahnya covid 19 di Klaten membutuhkan peran bersama. Konten video ini dibuat bersama pengurus inti TP PKK Kecamatan Jogonalan dan akan disebarluaskan melalui media sosial di tingkat desa, RT dan RW .

Baca Juga:  Gerakan Jogo Tonggo Kembali Jadi Andalan Tekan Angka Covid-19

Hal senada juga dilakukan TP PKK Kecamatan Gantiwarno. Dipimpin Ketua TP PKK setempat yakni Nur Khasanah (44), kader PKK Kecamatan Gantiwarno mengkampanyekan ajakan menjadi satgas keluarga melalui pesan video berdurasi 60 detik berlatar halaman kantor kecamatan.

“Kecamatan Gantiwarno ada 16 desa. Setelah ada surat dari PKK Kabupaten, kami langsung menginformasikan ke TP PKK desa agar semua kader PKK Kecamatan Gantiwarno menjadi satgas keluarga” ujar Nur Khasanah (Selasa,1/2/21) sekaligus istri mendiang Hasto Raharjo mantan Sekretaris Kecamatan Gantiwarno yang beberapa pekan lalu meninggal dunia.

Gerakan kampanye satgas keluarga sebenarnya menjadi bagian penguatan protokol kesehatan berbasis keluarga. Hal ini menjadi tindak-lanjut kemitraan komunikasi publik Dinas Kominfo Klaten dengan Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Atik Jaka Sawaldi (Rabu, 27/01/21) pekan kemarin.

Diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Klaten Amin Mustofa melalui Kepala Seksi Komunikasi dan Desiminasi Informasi kalau satgas keluarga itu adalah strategi dalam sosialisasi protokol kesehatan. Komunikasi personal melalui tokoh berpengaruh berbasis keluarga diharapkan efektif mengubah perilaku masyarakat khususnya kebiasaan cuci tangan dan menjauhi kerumunan selain selalu memamakai masker saat kontak dengan orang luar.

Baca Juga:  PTM Hanya Digelar Di SMPN 2 Klaten

“Maaf di dalam rumah itu yang paling banyak ngomong itu biasanya ibu. Didorong rasa sayang tentunya, demi melindungi anak – anak dan anggota keluarga. Lebih-lebih bahaya covid 19 yang kasusnya akhir-akhir ini terus bertambah. Kami yakin melalui sentuhan para ibu, protokol kesehatan itu bisa ditegakkan. Para ibu khusus kader PKK cukup meneguhkan diri menjadi polisi dalam rumah tangga dalam kepatuhan protokol kesehatan. Semoga komitmen ini tidak saja slogan dan terus semua bergerak.

Video dari PKK Desa Kradenan, Trucuk dan Desa Mutihan Gantiwarno sudah masuk. Kader PKK sebanyak 21 ribu di Klaten itu potensi yang besar. Kalau semua kader PKK mau menjadi satgas keluarga, insyAllah 21 ribu keluarga di Klaten terjaga dari covid 19″ ujar Joko Priyono.

 

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 101 kali

Comments are closed.