Jimpitan Siskamling, Jaga Lingkungan Sambil Himpun Dana Pembangunan

KLATEN – Siskampling atau Sistim Keamanan Lingkungan kian gayeng di Klaten. Tidak saja untuk menjaga lingkungan tetap aman, partisipasi masyarakat itu ditambah dengan aktifitas mengumpulkan jimpitan. Jimpitan yang bisa berupa beras atau uang itu dikumpulkan untuk modal membangun lingkungannya sendiri.
Seperti dilakukan masyakat di Dukuh Kerun Baru RT 3 RW 13 Belangwetan, Klaten Utara. Menjelang tengah malam, warga dengan rombongannya berkeliling gang-gang kampung untuk berjaga-jaga. Sambil berkeliling, petugas menyamperi botol-botol kecil yang sudah diisi uang receh. Tidak banyak memang. Uang pecahan Rp 500,00 atau Rp 1.000,00 itu terkumpul untuk menambah pembangunan dukuh.
“Di Kerun Baru ini sudah hampir dua tahun berjalan jimpitan uang. Setiap malam warga melalui kesepakatan bersama, minimal menyetor uang Rp 500,00 sebagai jimpitan. Oleh petugas ronda secara bergilir akan mengambilkan uang jimpitan itu sambil berkeliling kampung” kata Ragil (48) warga setempat saat diwawancara (Kamis, 26/12/19).
Dia menambahkan uang yang terkumpul bisa untuk menambah biaya kegiatan dukuh dan pembangunan. Setiap malam bisa terkumpulkan dari Rp 17.000,00 sampai Rp 25.000,00. Dana yang terkumpul digunakan untuk menambah pembangunan talud, pavingsasi dan pengecoran jalan dari dana desa. Termasuk membeli fasilitas televisi di gardu siskamling.
Jimpitan siskamling ini sangat didukung pemerintah. Bahkan untuk menyemangati petugas, Bupati Klaten Sri Mulyani bersama Kapolres AKBP Eko Wiyono S.IK, Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol Minarso, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan pihak Bank Jateng menyerahkan alat bantuan keamanan seperti rompi, senter, pentungan karet dan lampu pengatur jalan sebagai sarana kerja Selasa kemarin (24/12/19) di Pendopo Klaten.
“Siskampling ini wajib dilestarikan sebagai simbol bahwa warga Klaten peduli lingkungan. Selain terjaga kerukunan dan menghimpun dana pembangunan, yang terpenting lingkungan kita selalu aman dan terhindar dari konflik horizontal” tutur dari Bupati Sri Mulyani kepada 401 perwakilan petugas Hansip di Klaten.
Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 78 kali

Comments are closed.