Kabar Gembira, Kini Layanan KIR Mobil di Klaten Berbasis Smart Card

KLATEN- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Klaten mulai menerapkan sistem pengganti buku uji kelayakan kendaraan (KIR) dengan sistem Smart Card atau kartu pintar. Kebijakan baru ini efektif berlaku mulai 2 Januari 2021.
Kepala Bidang Angkutan Dishib Klaten Sapto Widhi mengatakan sistem ini merupakan program kebijakan Pemeritah melalui Kementerian Perhubungan yang bertujuan untuk menghindari kecurangan saat uji KIR.“Smart Card ini program dari Kementrian Perhubungan dimana buku uji kelayakan kendaraan (KIR) diganti dengan smart card agar terhindar dari kecurangan. Selain itu dengan smart card ini tentunya lebih modern, mudah dan praktis” ungkapnya saat ditemui Tim Pemberitaan Dinas Kominfo di Kantor Dishub Selasa, (19/1/20).

Smart Card ini telah dilengkapi dengan data-data identitas kendaraan wajib uji yang meliputi nomor kendaraan, nomor rangka, nomor mesin, dimensi kendaraan serta daya angkut kendaraan. Bagi kendaraan yang telah lulus uji KIR akan mendapatkan sertifikat.
“Bagi kendaraan yang telah lulus uji KIR akan mendapatkan sertifikat data kendaraan berstiker hologram dengan barcode. Sehigga petugas lapangan yang melakukan pengecekan tinggal mengecek dengan stiker tersebut,” imbuhnya.

Akan tetapi jika terdapat perbedaan antara isi data smart card dengan fisik di lapangan, artinya ada perubahan kendaraan tersebut, maka kata Sapto petugas akan menindaklanjuti dengan proses tilang di lapangan.
“Saya berharap dengan adanya sistem smart card ini akan mempermudah para petugas dan pengendara dalam uji kelayakan kendaraan atau KIR. Namun yang lebih penting adalah mengurangi kemungkinan terjadinya kecurangan dalam uji kelayakan kendaraan”’ ungkap Sapto.

Penulis Salma Tim Pemberitaan Diskomifo Klaten
Editor Joko Priyono

telah dibaca: 83 kali

Comments are closed.