Kapolda Jateng Minta Perketat Pintu Penyekatan Masuk Klaten

KLATEN – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi saat melakukan pers conference usai pimpin gelar apel pasukan gabungan satgas penanganan Covid-19 di Alun-Alun Klaten, Rabu (07/07/2021), meminta untuk memperketat pintu-pintu penyekatan yang ada di Kabupaten Klaten.

Ia menyampaikan bahwa Klaten sebagai salah satu Gate pintu (pintu masuk) dari DI. Yogyakarta ke wilayah Jawa Tengah.

“Di wilayah Jawa Tengah punya sekitar 52 pintu sekat dan cek point dalam rangka pengendalian pergerakan pembatasan mobilitas dan pengetatan mobilitas masyarakat dari daerah wilayah provinsi oleh karena itu menjandi atensi sekali. Ini diperlukan untuk mengurangi dan pengetatan pergerakan masyarakat baik itu orang maupun kendaraan, oleh karena itu saya minta lewat pemda, Kapolres dan Pak Dandim perketat kembali pintu kita sebagai salah satu akses mana masyarakat kita yang nanti kerja di daerah kritikal maupun yang esensial. Sehingga akan mengurangi kalau kita biasa biasa saja tidak ada gunanya” ujarnya.

Ia juga memaparkan bahwa Klaten mempunyai enam pintu penyekatan, dan diminta untuk meningkatkan gerakan-gerakan malam, yang tidak perlu tutup pukul 20.00 WIB (delapan malam) kecuali sektor-sektor kritikal yang harus 100% buka 24 jam. Seperti rumah sakit, kemudian dinas-dinas yang memerlukan fasilitas pelayanan-pelayanan covid.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Vaksinasi Door to Door di Klaten

Ia menegaskan bahwa ketentuan harus ditegakkan dengan arif dan bijaksana lewat keputusan bupati dan lain sebagainya. Ia berharap setelah PPKM Darurat yang berakhir Selasa (20/07/2021) Klaten akan berubah.

“Saya tidak pengen, Klaten tidak bisa terkendali meskipun sudah turun naik lagi. Minimal ada perubahan setelah adanya gelar pasukan ini. Kepada rekan-rekan wartawan berikan pemberitaan yang sifatnya mendidik dan himbau terkait dengan protokol kesehatan itu adalah bagian dari pengabdian rekan-rekan sekalian” pungkasnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 281 kali

Comments are closed.