Kunjungi GOR Gelarsena, Ganjar Guyon Bareng Pasien Isolasi Terpusat

KLATEN – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkesempatan mengunjungi warga Klaten yang sedang mengikuti isolasi terpusat di GOR Gelarsena, Rabu (4/8/2021) siang. Ia memastikan secara langsung penanganan masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bersinar berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan siang tersebut, Gubernur memastikan fasilitas tempat isolasi terpusat GOR Gelarsena Klaten mencukupi untuk menunjang perawatan pasien isolasi, mulai dari ketersediaan tabung oksigen terisi, jumlah tenaga kesehatan yang bersiaga, hingga menu makan selama pasien mengikuti isolasi terpusat.

Gubernur juga sempat menyapa warga yang mengikuti isolasi terpusat. Meski dari luar pintu masuk GOR Gelarsena, Ganjar tetap bertegur sapa dan beberapa kali diselingi candaan dengan beberapa warga yang berdiri di dalam GOR.

“Pripun kabar e? Nyaman kan isolasi di sini?” tanya Ganjar.

“Nyaman pak, di sini terfasilitasi,” ungkap beberapa warga bersamaan dari dalam GOR.

“Jangan-jangan sudah betah di sini, terus tidak mau pulang,” celetuk Ganjar dan ditanggapi dengan gelak tawa pasien isolasi.

Baca Juga:  Bupati Klaten Serahkan Hibah Ke 96 Lembaga

Selain fasilitas kesehatan, Ganjar juga antusias saat mengetahui adanya fasilitas olahraga dalam ruang hingga hiburan seperti wifi dan TV LED berukuran besar yang tengah menyiarkan pertandingan Olimpiade Tokyo. Menurutnya hal ini penting karena dapat menekan tingkat stres warga yang mengikuti isolasi terpusat.

“Justru ini yang penting, jangan sampai warga yang sudah bersedia mengikuti isolasi terpusat justru tertekan hingga membahayakan kondisi yang bersangkutan. Ini juga kabar baik agar masyarakat yang terkonfirmasi positif, mau ikut isolasi terpusat. Sehingga dapat menghindari klaster keluarga karena kontak erat,” katanya kepada Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten.

Ganjar mengungkapkan banyaknya klaster keluarga muncul karena isolasi mandiri yang tidak tepat. Pasalnya meski hanya salah satu anggota keluarga yang positif, namun masih berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya dan terjadi penularan.

“Kalau rumahnya representatif, luas dan banyak ruangannya bisa dilakukan isolasi mandiri. Begitu juga kalau rumahnya ada dua, bisa dipisah yang positif dan yang tidak,” paparnya.

Lebih lanjut, Gubernur juga mengapresiasi langkah Pemkab Klaten dalam menyediakan tempat isolasi terpusat yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat yang terkonfirmasi positif. Khususnya tempat isolasi terpusat bagi ibu hamil dan menyusui.

Baca Juga:  Soto Bebek Bu Heri Wedi Klaten, Kuliner Leluhur Sejak 1987

“Saya rasa sudah sangat tepat, karena ibu hamil yang positif Covid-19 harus mendapatkan perhatian khusus agar tidak mempengaruhi kondisi janinnya,” ungkapnya.

Seperti diketahui, tempat isolasi terpusat di Kabupaten Klaten dibagi sesuai peruntukannya. Yaitu GOR Gelarsena ditempati pasien laki-laki, Panti Semedi bagi perempuan, dan Hotel Edotel SMKN 3 Klaten difungsikan bagi ibu hamil dan menyusui.

“Khusus di Edotel, fasilitasnya lebih lengkap begitu juga tenaga kesehatan yang disiagakan. Karena kebutuhannya juga berbeda dengan pasien di isolasi terpusat lainnya,” kata Bupati Klaten, Sri Mulyani saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 326 kali

Comments are closed.