Layanan PTSL, BPN Klaten Targetkan 12.916 Sertifikat

KLATEN- Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Klaten berupaya mewujudkan seluruh desa di Kabupaten Klaten untuk menjadi ‘desa lengkap’ dengan terdata dan terpetakannya semua bidang tanah.

Salah satu upaya yang dilakukan BPN Klaten adalah dengan peningkatan kualitas pelayanan dan dengan meningkatkan jumlah kepemilikan sertipikat tanah dengan adanya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)

BPN Klaten pada situasi pandemi ini menargetkan sebanyak 12.916 sertipikat dalam program PTSL dan sudah diselesaikan secara fisik 100%.  Kemudian, bersamaan dengan penyerahan sertipikat tanah secara serentak pada Senin (9/11), BPN Klaten turut menyerahkan sebanyak lima ribu sertipikat pada masyarakat. Penyerahan secara simbolis dilakukan pada 50 warga Desa Tanjung, Kecamatan Juwiring di Kantor BPN Klaten.

Kepala Kantor BPN Klaten Agung Taufik Hidayat berharap agar semua bidang tanah di desa-desa dapat terpetakan dengan baik.

“Kita membangun data pertanahan berbasis bidang, bagaimana setiap desa itu menjadi desa lengkap, semua bidang tanah yang ada di desa itu semua terpetakan” Ujar Agung Taufik Hidayat usai menyerahkan sertipikat PTSL secara simbolis di kantornya, Senin (9/11) siang.

Baca Juga:  Klaten Bangga, Atlet Paralympic Klaten Sumbang 5 Emas, 7 Perak dan 7 Perunggu

Dikatakannya, pada tahun 2020 BPN Klaten senantiasa meningkatkan kualitas dalam pelayanan pertanahan. Termasuk, dalam upayanya untuk memberikan data dan pelayanan secara digital.

“Kedepannya setiap tahun, secara periodik, kita harapkan seluruh desa di Kabupaten Klaten untuk bisa menjadi desa lengkap, dengan desa lengkap ini kita juga bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Klaten” Imbuhnya

Dengan diserahkannya sertipikat tersebut, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Klaten berharap dengan adanya penyerahan sertipikat ini, masyarakat dapat memiliki kepastian akan haknya dalam kepemilikan tanah.

“Jadi sesuai pesan pak presiden, jadi sertipikat yang dimiliki rakyat ini merupakan bentuk fasilitasi negara agar rakyatnya mendapatkan kepastian akan haknya memiliki tanah. Dengan kepastian itu maka sebenarnya telah menyelesaikan potensi konflik atas tanah” pungkasnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 762 kali

Comments are closed.