Malas Mengisi “Sepakat”, Awas Tukin Bisa Nol Rupiah

KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten bersiap menerapkan Sistim Informasi Pelaporan Kegiatan Abdi Satya Negara atau lebih beken dikenal dengan aplikasi Sepakat. Aplikasi pelaporan kegiatan kerja para PNS yang dikawal oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten ini salah satunya untuk mengukur kinerja pegawai dalam pereode bulanan dan tahunan berdasarkan kinerja harian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.
Ampuhnya aplikasi Sepakat adalah menjadi pertimbangan pokok seorang PNS untuk mendapatkan tunjangan kinerja atau tukin. Bagi PNS yang malas mengisi aplikasi Sepakat maka jangan heran kalau tukinnya bisa nol rupiah.
“PNS masa kini harus berani merubah pola kerja. PNS itu tidak saja masuk kerja atau asal datang. Tapi membuat perencanaan apa yang akan dikerjakan berdasarkan tugas fungsinya. Kalau sampai gak mengisi (sepakat) maka tukin bisa nol” kata Hadi Susanto saat berbicara mendampingi Dinas Komunikasi Informatika mengisi aplikasi Sepakat (3/12) kemarin di ruang Vidcom Kominfo bersama pejabat fungsional kepegawaian Novi Arifianto.
Hadi yang menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Data dan Informasi BKPPD Klaten itu mengatakan masih banyak PNS yang belum mengetahui tugas dan fungsinya. Hal ini akan menjadi masalah. Termasuk pola pikir yang salah misalnya penilaian kinerja pegawai harus baik karena rasa tidak enak atau sungkan. Penilaian kinerja memang dipaksa harus obyektif.
“Aplikasi Sepakat itu tidak kenal baper. Kalau kinerja jelek maka sistim akan melaporkan jelek, begitu pula sebaliknya. Tidak bisa pegawai yang kinerja jelek karena alasan kasihan atau sering distraktir, seorang pemimpin bisa merubah menjadi baik. Itu tidak bisa” terang Hadi.
Hadi Susanto menambahkan aplikasi Sepakat ini adalah tindak lanjut progres Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi terintegrasi (Korsupgah) KPK. KPK mewajibkan pemberian tukin oleh Pemerintah Kabupaten Klaten harus berbasis kinerja PNS. BKPPD diperintahkan untuk membuat sistim pelaporan kinerja dengan inovasi aplikasi Sepakat.
“Mengisi Sepakat itu mudah. Pagi ketika masih longgar bisa mengisi atau waktu mau pulang kerja. Yang penting kalau ada pekerjaan dicatat” pungkas Hadi.

Baca Juga:  Pola Hidup Sehat Harus Jadi Gaya Hidup

Penulis Joko Priyono Diskominfo Klaten

telah dibaca: 411 kali

Comments are closed.