Mengenal Suparmin, Berlari Menaklukan Gunung Muria Demi Juara Dunia

 

KLATEN- Salah satu prestasi membanggakan diraih oleh Suparmin (38), warga Kecamatan Kalikotes, Klaten. Pasalnya diusianya yang menginjak kepala empat, dirinya baru saja berhasil menjuarai ajang lomba lari bergengsi Trail Running Connect Challenge 2020.

Setahun sebelumnya pada 2019, prestasi gemilang juga diraih Suparmin dengan menjuarai lomba Lomba trail running berlevel internasional yaitu Mesastila 100 km. Dalam lomba internasional tersebut Suparmin bahkan mampu mengalahkan juara bertahan dari Norwegia

Dirinya menceritakan, perjuangannya untuk menjuarai lomba Trail Running Connect Challenge 2020 yang digelar sejak tanggal 17 Agustus 2020 sampai dengan 13 September 2020 tersebut tidaklah mudah. Bila ditotal selama lomba tersebut, Ia bahkan sudah 85 kali naik dan turun Gunung Muria, Kudus.

Lomba yang dilaksanakan ditengah masa pandemi tersebut tentu dengan cara yang berbeda. Para peserta diperbolehkan memilih treknya masing-masing untuk menghindari kerumunan. Nantinya pencatatan jarak dan elevasinya menggunakan jam tangan yang terkoneksi dengan internet dan Global Positioning System (GPS).

Setidaknya ada sekitar 204 peserta dari berbagai daerah di Indonesia yang mengikuti event ini. Suparmin pun mengakui bahwa saingannya dalam kompetisi ini adalah para pelari yang tangguh-tangguh.

“Saya latihan konsisten karena saya tahu pesaing tim dari Bandung dan Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa menjadi saingan tangguh, disisi lain usia saya memasuki kepala empat jadi harus pintar-pintar memilih strategi” Ungkapnya saat diwawancarai Tim Diskominfo, Rabu (16/9).

Tak mau kalah dengan para pelari muda lainnya, pelari ultra marathon tersebut menerapkan strategi khusus.

”Saya ngebut di awal di etape pertama, dengan saya push mungkin bisa mempengaruhi mental para pelari pemuda biar down dengan hasil saya. Itu berjalan bagus sesuai rencana, mereka sempat down di awal etape setlah melihat elevasi gain yang saya dapatkan” Imbuhnya.

Disamping itu dirinya konsisten dalam menjalankan lomba lari tersebut. Hasil dari perjuangannya membuahkan hasil yang membanggakan. Suparmin memperoleh dua kategori juara yaitu pada jarak tempuh terpanjang dan elevasi terbanyak. Suparmin memperoleh skor untuk jarak lari sepanjang 1.254,73 kilometer, elevasi 85.465 meter, dan total poin yang diperoleh 2.109,38.

Suparmin pun berbagi tips latihan yang ia tekuni untuk menghadapi lomba lari tersebut, kuncinya adalah konsisten dalam latihan.

”Kiat latihan sehari-hari saya setiap pagi meluangkan waktu 1-2 jam dan dalam satu minggu saya tiga kali senam, saya juga olahraga badminton untuk kelenturan tubuh” ujar Suparmin.

Dirinya pun berpesan pada para pemuda, agar bersungguh-sungguh untuk menggapai prestasi selalu konsisten dan mau berkorban waktu dan tenaga.

”Kita memiliki karakter dan hobi yang berbeda-beda, fokus dan konsisten jadikan hobimu menjadi sebuah prestasi” pungkasnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 72 kali

Comments are closed.