Menikmati Wedang Rempah di antara Semilir Ringin Kanjengan dan Gemericik Sungai Jalidin

KLATEN – Daftar lokasi kuliner Klaten bertambah lagi. Kalau sedang berkunjung ke Kota Klaten, sempatkan singgah di Angringan Mampir Ngombe menyuguhkan hidangan ramuan wedang rempah-rempah Jawa tempo dulu berlokasi di Kanjengan, Bareng, Klaten Utara persis di depan Dinas Arsip dan Perpustakaan Klaten.
Ada ramuan wedang Rondo Keplengkang, Rondo Anyar, Lorobronto, Ngidam Sari sampai ramuan wedang Rondo Anyar. Makanan Jawa juga siap tersaji. Dari menu soto, pecel, nasi liwet atau sate kambing bisa nikmat disantap mulai jam 12.00 WIB sampai tengah malam.
Suasananya pun bisa memilih. Pembeli bisa santui sambil melihat gemericik Kali Lunyu yang persis di samping lokasi atau nongkrong minum kopi sambil menunggu angin di bawah ringin Kanjengan yang semilir sepanjang waktu.
Uniknya lagi angkringan yang dirintis Pak Kithong ini mengusung konsep bangunan Jawa Bali. Bangunan Joglo dibuat dari bambu Petung beratap rapak pelepah tanaman tebu yang dirangkai. Ruang dapur dan ruang tamu dipisah dengan tembok pagar yang dihias cat grafiti di sisipi payung khas yang langsung didatangkan dari Bali.
“Angkringin ini saya kasih nama Mampir Ngombe. Konsep bangunannya memadukan ornamen Jawa dan Bali. Maka ada payung-payung di sini. Kami buka jam 12.00 WIB sampai tengah malam. Tentang ramuan dijamin saya racik sendiri” ungkap Kithong pria 52 tahun yang juga tinggal di Kanjengan itu bercerita kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten (Senin, 29/03/21).
Pria tiga anak ini mengaku mengambil rempah-rempah seperti jahe, kencur dan lainnya itu langsung dari Karang Pandan, Karanganyar. Sebab di sana tanah langsung dari lereng Gunung Lawu sehingga cita rasanya berbeda. Terkait konsep tempatnya, laki-laki yang sudah 8 tahun menekuni usaha minuman rempah ini mengaku memadukan konsep alam dan pemuliaan sungai.
“Di sini sungainya bersih karena memang dijaga masyarakat. Nanti pengunjung bisa santai sambil melihat gemerincik air. Kebetulan di Angkringan Mampir Ngombe ini dekat dengan fasilitas perpustakaan daerah. Diharapkan ketika masyarakat lelah membaca buku, bisa melepas lelah wedangan rempah yang menyehatkan” jelasnya.
Kithong mengaku menghabiskan dana 30 juta untuk berinvestasi membangun angkringan Mampir Ngombe di Kanjengan ini. Bisnis ini pun juga sudah dikenal sampai negeri manca.
“Saya mencatat 50 tamu luar negeri pernah menikmati wedang rempah di Klaten. Termasuk dalang kondang Ki anom Suroto sering pesan dalam kemasan. Kami tunggu kedatangannya masyarakat Klaten daqn sekitarnya di Angringan Mampir Ngombe Sor Ringin Kanjengan” pesannya.

Baca Juga:  Gerakan Jogo Tonggo Kembali Jadi Andalan Tekan Angka Covid-19

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 261 kali

Comments are closed.