Nama Nyi Rakit Legenda Rowo Jombor itu Masih Misteri.

KLATEN – Nama Nyi Rakit kian santer jadi buah bibir seiring revitalisasi obyek wisata Rowo Jombor, Krakitan, Bayat, Klaten. Kabarnya nama Nyi Rakit bakal disematkan untuk ikon wisata kuliner di Rowo seluas 198 hektar itu. Lalu siapa sebenarnya sosok Nyi Rakit itu?

Berdasarkan penelusuran Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten, sosok Nyi Rakit adalah istri salah satu tokoh besar ulama penyebar agama Islam yang sangat tersohor di Klaten yakni Ki Ageng Pandanaran. Sukmawati (40) seorang ASN Fungsional Arsiparis Klaten pernah menuturkan sosok penting ini.

“Saya dapat informasi saat penelusuran arsip sejarah kalau Nyi Rakit itu adalah salah satu istri Ki Ageng Pandanaran. Konon dimakamkan di Paseban, Bayat, Klaten. Tapi tolong informasi ini dicek lagi ke juru kunci, karena informasi ini sifatnya masih testimoni atau dari mulut ke mulut. Kami juga masih terus mengumpulkan data nya” terang Sukmawati saat dikonfirmasi (Selasa, 29/06).

Penulis tidak berhenti disitu. Saat menemui tokoh masyarakat Desa Krakitan, Bayat yakni Siswanto (52) ditemukan informasi lagi. Pria yang juga bekerja di RSD Bagas Waras Klaten itu menerangkan kalau Nyi Rakit menjadi nama atau sebutan getek yang biasa digunakan warga mencari ikan di rowo.

Baca Juga:  Bareng Kodim 0723 Klaten, STIKes Muhammadiyah Klaten Gelar Vaksinasi Massal

“Saya adalah generasi ke sekian yang tinggal di seputar Rowo Jombor. Setahu saya Nyi Rakit itu ya getek itu. Kalau Nyi Rakit itu adalah sosok istri Ki Ageng Pandanaran, justru jadi informasi bagi warga Bayat. Mungkin orang tua ada yang punya cerita” jelasnya.

Ditanya terkait penamaan Nyi Rakit sebagai taman wisata kuliner di Rowo Jombor, Siswanto mengaku ikut bangga. Bahkan ia sendiri sangat setuju jika taman kuliner yang ditempatkan di sisi timur Rowo itu dinamakan taman kuliner Nyi Rakit.

“Saya setuju saja dinamakan taman kuliner Nyi Rakit. Agak bau – bau nama Desa Krakitan gitu mas” ungkap Siswanto.

Penelusuran nama Nyi Rakit yang kental bagi warga Krakitan, Bayat itu sendiri belum tuntas. Sumber cerita sejarah itu masih menarik ditelisik. Arsip masih diburu dan sumber informasi masih terus dicari. Kisah yang ditemukan akan menjadi jejak digital penting bagi generasi masa kini mengenal sosok Nyi Rakit secara jelas dan dipercaya.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

Baca Juga:  Klaten Segera Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak

telah dibaca: 411 kali

Comments are closed.