Pasien Isoter Turun, Pemkab Klaten Tingkatkan Tracing

KLATEN – Tingkat hunian isolasi terpusat mengalami penurunan dalam sepekan ini. Namun hal ini tak lantas membuat Pemkab Klaten kendor dalam penanganan kasus terkonfirmasi positif.

Diantara upaya penanggulangan lonjakan kasus positif, tracing pasien positif diperluas hingga 8 orang yang melakukan kontak erat. Selain itu petugas di tempat isolasi terpusat tingkat kabupaten dan kecamatan tetap disiagakan untuk merawat pasien Covid-19 yang mengikuti isolasi terpusat non-medis.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menyebutkan tingkat hunian tempat isolasi terpusat mengalami penurunan signifikan di GOR Gelarsena. Dari total kapasitas 101 pasien, saat ini hanya terisi 15 pasien saja. Sementara di Panti Semedi terisi 26 pasien dari total kapasitas 38 pasien. Jumlah yang sama juga tercatat di Edotel dari total kapasitas 28 pasien.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Klaten, Tuti Nurharyanti mengatakan tren hunian tempat isolasi terpusat cenderung menurun. Pun demikian dengan tempat isolasi terpusat tingkat kecamatan.

“Yang di kecamatan cenderung kosong,” ungkapnya, Kamis (19/8/2021).

Baca Juga:  Penghapusan Sanksi Denda PBB Diperpanjang Hingga 31 Desember 2021

Selain tingkat hunian, Tuti juga menyebutkan mobilisasi pasien ke tempat isolasi terpusat Donohudan juga mengalami penurunan.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten, Ronny Roekmito mengatakan meski terjadi penurunan, bukan berarti penanganan Covid-19 mengendur. Bahkan perlu diwaspadai munculnya gelombang terkonfirmasi positif secara signifikan.

“Bahkan tracing diperluas menjadi 8 orang yang melakukan kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif,” katanya.

Hal ini sebagai upaya memutus rantai penularan khususnya di kalangan keluarga. Mobilisasi warga terkonfirmasi positif ke tempat isolasi terpusat pun tetap dilakukan secara masif agar menekan penularan di tempat tinggal.

“Saat ini sedang kami pantau, menurunnya pasien isolasi terpusat karena minimnya penularan atau isolasi mandiri, ini yang masih dikaji. Tidak masalah jika ingin isolasi mandiri, namun tempat tinggalnya harus menenuhi syarat dan anggota keluarga bisa tinggal terpisah selama masa isolasi,” paparnya.

Di sisi lain, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Klaten ini juga menyebutkan saat ini Pemkab Klaten sedang berupaya meningkatkan vaksinasi. Menurutnya vaksinasi sudah menyasar masyarakat umum sekaligus menyelesaikan target imunisasi Covid-19 bagi lansia.

Baca Juga:  Bupati Klaten Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Madya 2020

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 110 kali

Comments are closed.