Pembangunan Saluran Irigasi Di 25 Desa Rampung

KLATEN – Proyek pembangunan saluran irigasi melalui Program Percepatan dan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahap pertama 2021 rampung dibangun. Proyek tersebut merupakan inisiasi Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) dan bertujuan untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Di Kabupaten Klaten, pembangunan dilaksanakan di 25 titik yang tersebar di 25 desa untuk tahap pertama tahun 2021. Sedangkan di tahap kedua, akan dilanjutkan dengan pembangunan saluran irigasi di dua desa sasaran.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air BBWS-BS, Naryo Widodo mengatakan P3-TGAI dilaksanakan untuk mendukung program ketahanan pangan. Selain itu meningkatkan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan petani.

“Sesuai manfaatnya bahwa program ini memberdayakan masyarakat petani dalam kegiatan perbaikan, rehabilitasi, peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif,” ungkapnya usai acara Serah Terima Hasil Pekerjaan P3-TGAI Tahap I di Pendapa Kabupaten Klaten, Selasa (5/10/2021).

Menurutnya melalui proyek padat karya tersebut, masyarakat mendapatkan kesempatan memperoleh penghasilan. Di Klaten, sebanyak 536 pekerja terlibat dalam pelaksanaan yang berasal dari masyarakat dan petani setempat.

Baca Juga:  Kodim 0723/Klaten Salurkan BLT Bagi PKL

“Sehingga bukan hanya menerima manfaat pembangunan ke depannya, namun juga turut andil dan mendapatkan manfaat berupa peningkatan ekonomi dalam pelaksanaan pembangunan,” paparnya.

Lebih lanjut, Naryo mengatakan dengan rampungnya pembangunan saluran irigasi tersebut, diharapkan semakin banyak sawah di Klaten yang teraliri air. Dengan demikian membawa dampak lebih baik terhadap sektor pertanian.

“Karena tujuan program tersebut untuk merehab irigasi kecil atau desa dan irigasi tersier. Saluran irigasi yang dikerjakan, merupakan irigasi yang rusak akibat bencana dan saluran yang masih sederhana. Selama ini banyak yang terjadi kebocoran karena saluran masih berupa tanah. Setelah dikerjakan melalui P3-TGAI, kebocoran itu bisa diatasi,” katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan program yang dilaksanakan oleh BBWS-BS tersebut menunjang peningkatan produksi pertanian yang juga merupakan sektor unggulan Kabupaten Klaten. Diharapkan seluruh wilayah Kabupaten Klaten turut mendapatkan manfaat dari P3-TGAI.

“Tentu program ini ikut mendukung peningkatan produktivitas di sektor pertanian yang juga merupakan sektor unggulan di Klaten. Kami berharap program ini diperluas sehingga semakin banyak desa di Klaten yang mendapatkan manfaat serupa,” paparnya.

Baca Juga:  17 Calon Pimpinan Baznas Klaten Lolos Seleksi Administrasi

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 55 kali

Comments are closed.