Pembangunan Tol Yogya – Solo Tak Mengganggu Produktivitas Pangan di Klaten

Klaten – Meski sebagian besar lahan yang terdampak tol Solo-Jogja di wilayah Kabupaten Klaten merupakan persawahan, namun kondisi tersebut dinilai tidak berdampak signifikan bagi produksi beras di Klaten.

Berdasarkan surat keputusan penetapan lokasi pengadaan lahan untuk pembangunan jalan tol Solo-Jogja, total luas lahan terdampak sekitar 377,5 Hektare (Ha) yang tersebar di 50 desa. Sekitar 375 Ha-nya masuk sebagai lahan pertanian produktif.

Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti mengatakan saat ini jumlah lahan pertanian produktif di Kabupaten Klaten mencapai 31.000 Ha.

“Jika dikonversikan dengan luas sawah yang ada, sekitar 1 persen lebih sedikit yang terdampak pembangunan jalan tol Solo-Jogja,” paparnya, Senin (22/3/2021).

Kendati demikian, ia menilai berkurangnya luas lahan tanam padi di Kabupaten Klaten karena pembangunan jalan tol Solo-Jogja tersebut, tidak terlalu berpengaruh pada produksi beras di Klaten. Hal ini berkaca pada 2019, jumlah surplus beras di Kabupaten Klaten mencapai 131.000 ton.

“Mudah-mudahan tidak terlalu banyak menggangu ketersediaan pangan di Klaten,” ungkapnya.

Baca Juga:  Dinkes Klaten Siapkan Genose Di Titik Penyekatan

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 81 kali

Comments are closed.