Pemerintah Menetapkan 5 Isu Strategis Pembangunan di Klaten

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026. Kegiatan tersebut digelar secara daring sehubungan masih dalam masa pandemi Covid-19.

Forum konsultasi publik tersebut dipimpin secara langsung oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani di ruang rapat B2 Kantor Setda Klaten, Selasa (16/3/2021). Kegiatan ini digelar untuk menyerap opini publik terkait arah pembangunan Kabupaten Klaten hingga 2026 mendatang.

“Meskipun ada perbedaan dalam pelaksanaannya, yang biasanya digelar di Pendapa Kabupaten, sekarang harus digelar secara daring dan terbatas, saya harap forum ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh semua elemen yang terlibat untuk membangun Klaten yang lebih baik ke depannya,” ungkap Bupati.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten, Sunarno menyampaikan bahwa tahapan Penyusunan Rancangan Awal RPJMD ini merupakan rangkaian proses dalam penyusunan RPJMD Kabupaten Klaten tahun 2021-2026. Penyusunan RPJMD merupakan implementasi dari permendagri 90 tahun 2019, permendagri 70 tahun 2019 dan untuk Cascading pada Penyusunan Renstra dan Renja berdasar dari Permendagri 90 Tahun 2019 dan Kepmendagri 050-3708 Tahun 2020. Proses penyusunan RPJMD kabupaten Klaten tahun 2021-2026 dipercepat dikarenakan pada tahun ini terdapat penyusunan RKPD (Rencana Kerja Pemerintahan Daerah) tahun 2022.

Baca Juga:  Ini Persyaratan Siswa Bisa Naik Kelas

“Diharapkan dengan proses percepatan ini, RPJMD kabupaten klaten tahun 2021-2026 selesai pada minggu ke 3 bulan Juli 2021. Dan pada minggu ke 4 Juli, RPJMD sudah bisa ditetapkan sebagai Perda,” paparnya.

Dalam sambutan yang disampaikan saat rapat paripurna dengan anggota DPRD Klaten awal Maret lalu, Bupati Sri Mulyani menyampaikan setidaknya ada lima isu strategis pembangunan daerah selama masa jabatannya 2021-2026. Yaitu daya saing ekonomi, kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, ketahanan pangan, infrastruktur dan konektifitas wilayah, tata kelola pemerintahan. Selanjutnya isu strategis tersebut menjadi salah satu acuan RPJMD 2021-2026.

Karenanya, menurutnya perlu adanya skenario strategi yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Klaten untuk mengatasi isu-isu tersebut. Di tahun pertamanya menjabat, arah pembangunan mengarah pada pemulihan ekonomi dan kesehatan dengan prioritas penangan pandemi. Di tahun kedua, pemulihan ekonomi dilanjutkan peningkatan kesehatan masyarakat dengan pencegahan penyebaran virus, perawatan penderita, dan percepatan vaksinasi.

“Pemulihan ekonomi difokuskan dengan mendorong sektor-sektor yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai dari pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan segala bentuk regulasi, birokrasi, dan transparasi ekonomi,” katanya.

Baca Juga:  Makin Keren, Kinerja Pengawasan Kearsipan Klaten Nomor Tujuh Terbaik Nasional

Sementara di tahun ketiga hingga tahun kelima, difokuskan untuk pemanfaatan sumberdaya berkualitas, penyediaan sarana dan prasaran berkualitas, dan perwujudan dunia usaha yang kondusif.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 94 kali

Comments are closed.