Pemkab Klaten angkat Potensi Wisata dan ekonomi melalui Event “pesta Makan BUah Durian”

Panitia membagikan Durian gratis kepada warga

Klaten (06/02/19)- Lapangan Desa Randulangan sejak pagi hari tadi sudah penuh sesak oleh warga baik dari kecamatan Jatinom maupun warga yang datang dari luar Jatinom. Warga berkumpul tidak lain untuk ikut menikmati buah Durian yang dibagikan gratis kepada masyarakat dalam event tahunan bertajuk Pesta makan buah durian.  Acara yang di selenggarakan pada Rabu (06/02/19) ini di hadiri oleh Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani,  Ketua DPRD Agus Riyanto, Kapolres Klaten, Dandim Kabupaten Klaten serta sejumlah Pejabat Pemkab Klaten.

Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan dan mengangkat potensi buah Durian lokal Klaten yang memiliki banyak varietas. Di samping itu juga untuk menggerakkan roda perekonomian daerah melalui produk lokal. Acara ini juga di harapkan mampu mengangkat potensi wisata yang ada di Kabupaten Klaten. Hal tersebut di ungkapkan Bupati  Klaten dalam sambutannya. Beliau menuturkan kegiatan pesta makan buah durian ini merupakan acara tahunan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten dalam menjalankan pembangunan klaten melalui potensi wisata dan potensi varietas durian khas klaten. Lebih lanjut beliau mengatakan di Lapangan Randu lanang ini nantinya akan di bangun monumen durian sebagai simbol wisata buah durian di Klaten.

Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Camat Jatinom, SIP Anwar,  menuturkan bahwa teknis pembagian durian dengan cara membagikan voucher kepada pengunjung yang telah hadir di Lapangan Desa Jatinom. Voucer tersebut yang nantinya akan di tukarkan dengan Buah durian yang telah di sediakan oleh panitia. Ada sekitar 1700 buah durian yang di setorkan pedagang ke Panitia acara. Masing – masing pedagang rata – rata menyetor sebanyak 46 buah durian. Keseluruhan durian tersebut kemudian di kemas dalam mika dan terkumpul sekitar 5.332 bungkus yang di bagikan kepada warga masyarakat. SIP Anwar menjelaskan “Petani tidak cuman dari Kecamatan Jatinom, tetapi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Klaten. makanya ada banyak varietas duren yang di sediakan, tapi tidak ada durian yang dari luar klaten. Warga tidak ada yang membayar alias gratis”. Beliau juga menegaskan acara ini bertujuan untuk mengangkat wisata daerah serta menjaga kesetabilan harga durian sehingga pada saat panen raya, durian tidak terbeli secara murah.


telah dibaca: 56 kali

Comments are closed.