Pemkab Klaten Gelar FS Pertama Pembangunan Tol Lingkar Timur Selatan Surakarta

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pembangunan jalan tol lingkar timur selatan Surakarta di ruang rapat Diskominfo Klaten, Selasa (27/12/2022).

Kegiatan ini dihadiri Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Klaten, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klaten, serta konsultan pengembang proyek tersebut.

Plt Bappeda Litbang Klaten, Pandu Wirabangsa menyampaikan kegiatan ini digelar sebagai langkah awal sebelum pembangunan tol lingkar timur selatan Surakarta dilaksanakan. Berbagai masukan dari OPD yang hadir akan menjadi pertimbangan pelaksanaan proyek strategis nasional (PSN) tersebut.

“FS kali ini merupakan pertemuan pertama antara konsultan pengembang proyek pembangunan tol lingkar timur selatan Surakarta. Berbagai masukan yang disampaikan akan dikomunikasikan lebih lanjut dan menjadi pertimbangan dari PSN ini,” paparnya.

Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Klaten, Much Nasir meminta pengembang benar-benar memperhatikan titik-titik krusial yang disampaikan OPD, mulai dari isu lahan pertanian, irigasi, lalu lintas hingga dampak sosial. Hal ini dibutuhkan agar PSN tol lingkar timur selatan Surakarta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Vaksinasi Booster Kedua Digelar, Bupati : Jaga Kesehatan, Tetap Waspada

“Kondisi lingkungan perlu mendapatkan perhatian agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” ungkapnya.

Sementara, konsultan PT Virama Mas, Abdur Rasyid mengatakan pihaknya selaku pengembang PSN tol lingkar timur selatan Surakarta terbuka untuk semua masukan yang disampaikan OPD Kabupaten Klaten. Pasalnya banyak pertimbangan yang muncul setelah studi kelayakan digelar.

“Dengan masukan yang disampaikan OPD, kami mendapatkan banyak pertimbangan dalam hal perencanaan pelaksanaan pembangunan tol timur selatan Surakarta. Dengan masukan ini, kami mendapatkan gambaran bagaimana kondisi wilayah Kabupaten Klaten,” ujarnya.

(ang/Kominfo-klt)

telah dibaca: 71 kali

Comments are closed.