Pemkab Klaten Targetkan Pemugaran 1.000 Rumah Warga Miskin Tahun Ini

RTLH Prambanan

KLATEN – Pemerintah Kabupaten Klaten optimistis dapat merampungkan target pemugaran 1.000 rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini. Hingga minggu kedua bulan ini perbaikan rumah warga miskin itu telah mencapai 894 unit. “Sebelum masa jabatan saya berakhir pada 2 Desember, target pemugaran rumah tidak layak huni pasti tercapai“ papar Bupati Klaten H. Sunarna, SE., M.Hum. saat menyerahkan bantuan dana stimulan secara simbolis di Balai Desa Randusari, Prambanan pada Selasa (8/10).

Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan dana stimulan pemugaran bagi 97 rumah tidak layak huni di tiga kecamatan, yakni Prambanan, Karangnongko, dan Jogonalan. Hadir pula dalam acara itu, Asisten II Purwanto AC, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Abdul Mursyid, Camat Prambanan Suhardi, Camat Karangnongko Joko Supriyanto.

Program pemugaran rumah tidak layak huni ini merupakan salah satu langkah mewujudkan visi Bupati Sunarna, yakni Klaten yang tata titi tentrem kerta raharja dan salah satu misi yakni wisma. Dia mengupayakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya kebutuhan terhadap rumah yang layak huni dan sehat.

Adapun bantuan dana stimulan pemugaran ke-97 rumah itu berjumlah Rp. 776 juta bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah 2015. Ke-97 rumah tidak layak huni yang mendapat bantuan tersebar di Kecamatan Prambanan sebanyak 47 unit, Karangnongko 45 unit, dan Jogonalan 5. Setiap rumah mendapat dana stimulan Rp. 8 juta.

“Kami menyadari bantuan yang diberikan kurang memadai. Karena itu, saya berharap perbaikan rumah tidak layak huni bisa dilakukan dengan cara gotong royong warga dan lebih mengedepankan guyub, rukun, dan swadaya masyarakat“ lanjut Sunarna. Tanpa bantuan dan uluran tangan pihak lain, lanjut dia, program pembangunan rumah tidak layak huni tidak bisa terealisasi sesuai dengan harapan. Program bantuan pemugaran yang telah berlangsung lima tahun ini sesungguhnya hanya bersifat stimulan.

Pemerintah Kabupaten Klaten sejak 2011 telah mengalokasikan anggaran untuk program perbaikan rumah tidak layak huni. Dalam perkembangannya hingga saat ini, masih ada sekitar 18 ribu rumah di Klaten yang membutuhkan pemugaran. Jumlah itu sudah turun sebanyak 7.000 unit jika dibandingkan dengan kondisi empat tahun lalu yang jumlahnya mencapai 25 ribu rumah.

telah dibaca: 186 kali

Comments are closed.