Permudah Akses Air Bersih, SPAM Desa Tangkil Diresmikan

KLATEN – Permudah masyakarat mengakses air, Bupati Klaten Sri Mulyani meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang.

Secara langsung Bupati Klaten Sri Mulyani menandatangani prasasti sebagai simbol peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang.

Turut hadir Anggota DPRD Provinsi Jateng, Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Direktur Utama PDAM Kabupaten Klaten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat Kemalang, Kepala Desa Tangkil, dan masyarakat Desa Tangkil, Selasa (13/02/2024) di Desa Tangkil, Kecamatan Kemalang.

Dalam sambutannya Bupati Klaten, Sri Mulyani menyebut bahwa air bersih atau air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi apabila penduduk bermukim pada wilayah yang sumber airnya terbatas tentunya menjadi masalah.

“Maka warga Desa Tangkil harus tetap menjaga dan merawat dengan baik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang baru saja diresmikan,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani juga mengapresiasi kepada Direktur Utama PDAM Kabupaten Klaten serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam penanganan permasalahan pembangunan air bersih di wilayah Kapubaten Klaten.

Baca Juga:  Gelar Halal Bihalal, Ketua DPRD Klaten : Maksimalkan Kinerja Legislatif di Akhir Masa Jabatan

Sementara Kepala PDAM Klaten, Irawan Margono menyebut dalam pembuatan SPAM membutuhkan anggaran tidak sedikit. “Desa Tangkil ini memerlukan biaya kurang lebih Rp. 1,5 miliar yang terdiri dari pembuatan sumur sedalam 200 meter senilai kurang lebih Rp. 690 juta rupiah. Karena sumur ini memang sangat rawan sekali dan harus dikerjakan oleh lembaga yang menangani. Jadi rawan untuk gagal. Tetapi Alhamdulillah ternyata memang bisa berhasil,” jelas Irawan.

Irawan memaparkan jika anggaran SPAM berasal dari dana usaha untuk merealisasikan keinginan warga Desa Tangkil.

“Maka dengan keinginan agar warga Desa Tangkil Kecamatan Kemalang dapat mengakses air bersih supaya mendapat kesehatan dan kemakmuran di desa tersebut,” kata Irawan.

Dikesempatan yang sama Kepala Desa Tangkil, Setiyono mengaku baru sepertiga KK di Desa Tangkil yang baru mendapatkan pasokan air bersih.

“Jadi saat ini dari 905 Kartu Keluarga (KK), baru 300 Kartu Keluarga (KK) yang mendapatkan pasokan air. Jadi agar merealisasikan harapan masyarakat, maka saya bersyukur kehadiran Bupati Klaten dan Kepala PDAM agar mengetahui proses kelanjutan untuk warga masyarakat yang belum bisa menerima pasokan air bersih dari PDAM. Dan tahu kapan akan menerima bantuan pasokan air bersih,”ujar Setiyono.

Baca Juga:  Tradisi Syawalan Bukit Sidoguro, Merawat Warisan Budaya Asli Klaten

Terakhir , Bupati Klaten bersama Direktur Perumda Air Minum Tirta Merapi juga memberikan bantuan sembako, bibit pohon Durian dan bibit pohon Alpukat kepada masyarakat Desa Tangkil.

(rs/ttr/kominfo-klaten)

telah dibaca: 84 kali

Comments are closed.