Ponggok Kian Moncer, 3 Kabupaten di Jabar Studi Tiru

Klaten – Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo menjadi rujukan sejumlah daerah untuk membangun dan mengembangkan kawasan perdesaan. Hal ini seiring keberhasilan Desa Ponggok memaksimalkan potensi wilayahnya.

Kepala Desa Ponggok, Junaedi mengatakan pada Sabtu (27/3/2021) pihaknya menerima kunjungan dari tiga kabupaten; Kabupaten Pangandaran Jawa Barat, Kabupaten Tuban dan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Menurutnya ketiganya tertarik dengan upaya dan program Pemerintah Desa Ponggok dalam mengelola potensi daerah.

“Yang saya sampaikan hanya sederhana, yaitu komitmen membangun desa. Komitmen terhadap visi dan misi Pemdes serta dituangkan dalam RPJMDes. Yang tidak kalah penting adalah kesamaan visi antara Pemdes dengan masyarakatnya,” kata Junaedi ditemui Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten.

Sementara itu, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang turut serta dalam kunjungan studi desa tersebut, mengapresiasi upaya desa wisata di Kabupaten Klaten ini. Jeje mangatakan Pemdes Ponggok sudah bekerja keras bersama masyarakat membangun wilayahnya hingga menjadi desa yang mandiri.

“Dari data BPS saja yang menerima bantuan pemerintah hanya 6 KK, namun dari Pemdes menyampaikan bisa dikatakan kalau rata-rata penduduknya sudah sejahterah. Bahkan angka pengangggurannya sangat sedikit,” katanya saat berkunjung ke Obyek Wisata Umbul Ponggok.

Baca Juga:  Talk Show Virtual, Special Hari Kartini "Perempuan Di Garda Depan Pembangunan"

Menurutnya inovasi yang dilakukan Pemdes Ponggok sangat luar biasa. Hal ini lantaran Ponggok mampu mengelola potensi wilayahnya dengan maksimal dengan keterlibatan masyarakat.

“Ini luar biasa, padahal hanya punya air. Tapi bisa dimaksimalkan dan berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya,” paparnya.

Ia pun berencana mengimplementasi upaya Pemdes Ponggok di perdesaan di Pangandaran. “Ini bisa jadi contoh desa-desa lain bahkan yang lebih besar potensinya namun belum termanfaatkan dengan baik. Dari Ponggok kami belajar banyak,” ungkapnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 37 kali

Comments are closed.