Posyandu Berbayar Sampah

Klaten- Hari keempat penilaian Tim pemilihan Pelaksana Terbaik Posyandu Tingkat Kabupaten Klaten Tahun 2019, tiba di Posyandu Melati II, Desa Bolopleret, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten Kamis (17/10).
Tidak seperti Posyandu pada umumnya,di Posyandu Melati II Desa Bolopleret ini biaya kontribusi saat datang ke Posyandu tidak menggunakan uang., tetapi menggunakan sampah plastik menjadi sarana untuk kontribusi.

Ketua Kader Posyandu Melati II Sri Wahyuni menjelaskan tentang sampah plastik yang sukar terurai, hal tersebut yang menjadi kreativitas ibu-ibu kader Posyandu di Bolopleret untuk membuat macam-macam kreasi dari sampah Plastik seperti bunga hias yang berwarna warni dan setelah itu dijual untuk menambah pemasukan Posyandu.

“Ibu-Ibu dan balita yang datang ke posyandu wajib membawa sampah plastik ke posyandu untuk pembelajaran ramah lingkungan. Sehingga Di Posyandu Melati II ini Tidak menggunakan uang tapi plastik untuk dikelola ibu-ibu kader posyandu dan sebagian ditabung di BUMDES DESA sebagai tabungan bank sampah” jelas Kepala Desa Bolopleret Catur Joko Nugroho SE .
Catur juga mengucapkan Terimakasih kepada tim penilai telah mengapresiasi posyandu Melati II dan meminta evaluasi kepada Tim penilaian agar penggerak Posyandu di Desa Bolopleret lebih baik lagi. Dengan adanya Dana Desa maka ibu-ibu berinovasi, dan kreatif dan banyak kegiatan yang bisa dipertanggungjawabkan.Selain itu di Posyandu Melati II banyak ibu hamil yang melahirkan sempurna tidak caesar, sehingga setiap akhir tahun ada kegiatan wisuda dan pemberian sertifikat kepada ibu hamil, dan balita berASI ekslusif.
Banyak inovasi yang ada di Posyandu Melati II Bolopleret seperti Geret Babe (Gerakan Bolopleret Berantas Buang Air Besar Sembarangan), Geber Batik( Gerakan Bolopleret Basmi Jemantik), Beras Seceting
(Boloplretet Generasi Cegah Stunting), Sarana Promosi Kesehatan Gebyar Posyandu Desa, Tanaman Obat Cafe D’Joss, Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), dan Pemanfaatan sampah. Posyandu Melati II di Bolopleret ini merupakan Posyandu terbaik di Juwiring dan tidak ada yang mengalami Stunting.

telah dibaca: 50 kali

Comments are closed.