Prosesi Melasti, wujud pembersihan diri Jelang Perayaan Nyepi

Klaten- Prosesi Upacara Melasti dalam rangka Hari Raya Nyepi Tahun 1942 Saka tetap dilaksanakan dengan khidmat meskipun dengan adanya pengurangan aktivitas masyarakat terkait virus corona. Panitia Melasti telah menyiapkan antiseptik pembersih tangan dengan sabun dan Hand sanitizer, sesuai dengan Hasil Rapat Koordinasi Penanggulangan Virus Disease 2019 (COVID19) hari sabtu (13/03/20) Kabupaten Klaten yang salah satu rinciannya berisi :
Kegiatan keagamaan yang bersifat massa diserahkan kepada pemuka agama serta mempetimbangkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam rangkaian kegiatannya.
Acara melasti dilaksanakan pada Minggu pagi (15/03/20) di Umbul Geneng Kecamatan Kebonarum. Setiap Jaamah Sebelum masuk ke Umbul Geneng disemprot antiseptik pembersih tangan terlebih dahulu oleh panitia.

Danik, perawat RS Cakra Husada menuturkan bahwa panitia lakukan kerjasama dengan RS Cakra Husada dalam menjaga kebersihan, penyediaan antiseptik pembersih tangan sebagai langkah preventif mencegah virus corona.
“Ada beberapa yang mengeluhkan deman dan batuk, tetapi masih wajar. Kami menginstruksikan jika masih berlanjut 3-4 hari kedepan, kami usulkan untuk dibawa ke rumah sakit” Jelas Danik.

Drs. I Dewa Made Artayasa M.PDh, Bimnas kementrian agama Provinsi Jawa Tengah dalam pidato sambutannya mengatakan segala bentuk malapetaka yang terjadi di alam semesta dapat disucikan melalui Melasti.
“Wabah virus Corona ini merupakan bentuk malapetakan untuk umat, harusnya kita semakin Khidmad dalam mensucikan diri supaya dijauhkan dari segala bentuk penyakit” Lanjut Artayasa.

Dalam Sambutan Bupati Klaten, Sri Mulyani yang dibacakan Camat kebonarum H. Mudzakir, MM, Sri Mulyani berharap semoga acara melasti semakin khusyu’ meskipun ada ancaman virus corona. Prosesi rutin dalam rangka peringatan hari raya nyepi ini sebagai penyuciaan alam semesta akibat perputaran karma dari berbagai intrik, kerusakan serta keserakahan manusia.
“Melasti bertujuan membersihkan diri baik jasmani maupun rohani. Dengan demikian kita dapat berperan melalui ketaqwaan, kerukunan demi kemajuan bersama. Semoga masyarakat Klaten selalu mendapat perlindungan dari wabah penyakit termasuk virus corona” Harap Sri Mulyani.

Penulis Diskominfo Klaten

Melasti 2020 (4)
Melasti 2020 (5)
Melasti 2020 (6)

telah dibaca: 80 kali

Comments are closed.