Ratusan Fotografer Nyebur di Sungai, Rebut Selendang Nawang Wulan

Klaten- Event lomba photo Klaten On The Spot, banyak dinantikan oleh Photografer-photografer di Kabupaten Klaten maupun luar Klaten. Terbukti dengan diselenggarakannya Klaten On The Spot 2.0 ini sebanyak 460 peserta mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Diskominfo Kabupaten Klaten dan Klaten Photographer ini. Terlebih ditahun 2019 ini ada kategori baru yang dilombakan yaitu kategori pelajar, yang mana bisa diikuti oleh pelajar tingkat SMP atau SMA. Tahun ini tema yang diangkat adalah “Wisata Air” sehingga seluruh peserta lomba, mengambil photo berkaitan dengan objek wisata air di Kabupaten Klaten.
“Acara Klaten On The Spot ini menjadi wadah bagi pecinta Photografi. Acara ini tujuannya bisa memperkenalkan objek-objek wisata air yang ada di kabupaten Klaten. Sehingga tidak hanya Ponggok saja, tetapi wisata air di kabupaten Klaten ini masih banyak seperti, umbul sigedang, umbul manten dll. Semoga acara ini bisa terus dilanjutkan dan diadakan setiap tahunnya, dan hadiahnya bisa ditambah” Jelas Drs. Amin Mustofa, M,Si Kepala Dikominfo Kabupaten Klaten.

“Acara tahun lalu sukses digelar di Rawa Jombor, tahun ini kita lanjutkan sebagai salah satu agenda di Klaten. Tahun kemarin yang belum ikut, bisa mengikuti tahun ini,” ungkap Amin setelah membuka acara.

Opening Ceremonial Klaten On The Spot ini sudah berlangsung Sabtu (2/11) di Objek Mata Air Cokro, dimana peserta lomba wajib memotret penari dari Omah Wayang yang menampilkan cerita “Jaka Tarub dan Nawang Wulan” yang ditarikan di aliran mata air cokro.

Disini peserta lomba, mampu mengambil angle dan estetik foto sesuai kreatifitas masing-masing. Pengumpulan karya maksilmal tanggal 5 November 2019 dan pemenangnya Juara 1 mendapatkan 5 juta rupiah, Juara 2 mendapatkan 4 juta rupiah, Juara 3 mendapatkan 3 Juta rupiah baik itu kategori Umum ataupun pelajar. Spesial untuk yang kategori umum harapan 1, 2,3 mendapatkan 1 juta rupiah. Juri Lomba juga ada tiga orang yaitu Tonisuria, Aries Liem, Furkanadi Raditex.

telah dibaca: 119 kali

Comments are closed.