Relawan Damkar “Redkar” Klaten, Resmi Dikukuhkan

KLATEN – Bupati Klaten, Sri Mulyani resmi mengkukuhkan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Klaten. Pengukuhan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan peluncuran sistem layanan pelaporan berbasis aplikasi Smart Damkar dan Emergency Call Berbasis Whatsapp , Senin, (28/11/2022) di Pendopo Setda Kabupaten Klaten.

“Pada hari ini Senin 28 November 2022, saudara-saudara saya kukuhkan menjadi Relawan Pemadam Kabakaran Kabupaten Klaten. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayahnya kepada saudara-saudara dalam menjalankan tugas dibidang pemadam kebakaran dan penyelamatan,” kata Sri Mulyani saat mengkukuhkan Redkar.

Ia mengaku bangga dengan memiliki relawan yang tangguh, yang diharapkan mampu bisa melaksanakan tugas dengan baik.

Ia juga minta kepada Camat se-Kabupaten Klaten harus segera menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negri guna membentuk relawan pemadam kebakaran dengan setiap desa sejumlah dua orang.

“Selamat kepada Redkar yang baru dikukuhkan dan semoga mampu memberikan perfomance yang terbaik dengan tugas yang diberikan,” ujar Sri Mulyani.

Selanjutnya secara simbolik Bupati Klaten menyematkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Klaten kepada tiga orang relawan dari 50 relawan yang hadir saat pengukuhan.

Baca Juga:  Vaksinasi Booster Kedua Digelar, Bupati : Jaga Kesehatan, Tetap Waspada

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Klaten, Joko Hendrawan dalam laporannya menyampaikan terdapat 117 orang yang mendaftar Redkar secara online dan kurang lebih 200 orang secara offline. Ia berharap Redkar bisa membantu mewujudkan bantuan masyarakat dalam pencegahan terhadap kebakaran.

Salah satu Relawan Pemadam Kebakaran, Nur Salim menyampaikan tujuannya bergabung dalam Redkar adalah ingin membantu pemadam kebakaran Kabupaten Klaten dan membantu masyarakat dalam hal pencegahan maupun pemadaman kebakaran dini.

“Sebagai relawan mampu mengedukasi masyarakat untuk pencegahan kebakaran di lingkup rumah tangga dan lingkungan. Kemudian setelah pengukuhan ini langkah yang dikerjakan adalah memberi edukasi kepada masyarakat dalam lingkup desa maupun dasa wisma,” pungkasnya.

Penulis : ttr-nin/kominfo-klt
Editor : Pin

telah dibaca: 99 kali

Comments are closed.