Resmi, ASN Klaten Pakai “Saenaga” Untuk Presensi

KLATEN- Pemerintah Kabupaten Klaten secara resmi meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Presensi Elektronik Abdi Satya Nagara (Saenaga) sebagai presensi kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klaten.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Surti Hartini menyampaikan Saenaga merupakan aplikasi yang mengadopsi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Tengah. Kemudian BKPPD Kabupaten Klaten bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Klaten membuat aplikasi Saenaga.

Ia menyebutkan aplikasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesional, integritas, dan disiplin seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Klaten dalam pencapaian kinerja.

“Untuk membantu bupati, melaksanakan tugas-tugasnya, karena kita ASN mempunyai tiga fungsi. Yang pertama adalah pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan pelengkap pemersatu bangsa” ungkapnya

Ia menjelaskan bahwa Aplikasi saenaga sudah melalui ujicoba dan tentunya sudah terintegrasi dengan aplikasi lainnya seperti Sistem Informasi Managemen Pemberian Cuti (Srimanganti), Sistem Informasi Manajemen Ijin Penggunaan Gelar dan Belajar (Sigumelar), Sistem Informasi Presensi Elektronik Integrasi dengan Sistem Informasi Pelaporan Kegiatan Abdi Satya Nagara (Saestu) dan aplikasi lainnya.

Baca Juga:  Tips Jitu Mendidik Anak Secara Gembira

Sebagai tanda peresmian aplikasi Saenaga, Bupati Klaten Sri Mulyani memukul gong di Pendopo Setda Kabupaten Klaten, Senin (22/11/2021). Disaksikan oleh Wakil Bupati Klaten, Sekda Kabupaten Klaten, Asisten, Kepala OPD, dan Camat.

Sri Mulyani menyampaikan hadirnya aplikasi Saenaga dapat meningkatkan pelayanan kepegawaian. Ia menjelaskan sudah ada ujicoba mulai tanggal (1- 20/11/2021), terhitung sudah 20 hari uji coba dalam penggunakan aplikasi Saenaga untuk presensi.

“Jadi mohon kerjasamanya bapak ibu semuanya, jadi sudah dimulai hari ini Saenaga diaktifkan tidak sebatas ujicoba” pungkasnya

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 195 kali

Comments are closed.