Ribuan Umat Hindu Klaten Gelar Upacara Melasti di Umbul Geneng

Klaten

Ribuan umat Hindu dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya mengikuti upacara Melasti di Umbul Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum

Ribuan umat Hindu dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya mengikuti upacara Melasti di Umbul Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum

– Ribuan umat Hindu berkumpul di Umbul Geneng, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum untuk mengikuti upacara Melasti, Minggu (28/2/2016). Ritual Melasti tersebut dihadiri umat Hindu dari Kabupaten Klaten dan sekitarnya. Upacara Melasti merupakan rangkaian ritual menyambut puncak peringatan Hari Suci Nyepi yang jatuh pada 9 Maret 2016 mendatang dengan maksud membersihkan diri dan seluruh peralatan sembahyang atau Pratim.

Pada ritual tersebut juga dilaksanakan pengambilan air suci atau Ngamet Tirta Amerta Sanjiwani. Selain untuk menyucikan peralatan sembahyang, air tersebut juga dipercikan kepada umat yang mengikuti jalannya acara. Prosesi upacara Melasti dimulai dengan Mendhak Bathara, Mecaru, Labuhan, pengambilan tirta suci dan persembahyangan. Acara kemudian ditutup dengan pemercikankan air suci dan bija (beras) kepada umat sebagai lambang kemakmuran dan kesejahteraan.

“Upacara Mecaru dilaksanakan untuk melepaskan tahun lama dengan menggelar pencaruan agar kekuatan negatif tidak mengikuti manusia melangkah ke tahun baru. Sedangkan upacara Pengerupukan bertujuan untuk menghilangkan unsur-unsur kejahatan yang merusak kesejahteraan umat manusia,” ujar Hendratha Wisnu di sela kegiatan upacara Melasti di kompleks Umbul Geneng, Kecamatan Kebonarum, Klaten.

Tema Hari Raya Nyepi tahun 2016 ini yakni “Keberagaman Perekat Persatuan”. Dengan mengambil tema tersebut pihaknya berharap agar keberagaman Indonesia dapat bersatu dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. Menurut jadwal, puncak Hari Raya Nyepi akan dihadiri Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bupati Klaten Sri Hartini, dan sejumlah tokoh Hindu.

telah dibaca: 304 kali

Comments are closed.