Sedekah Bumi Loh Jinawi, Ungkapan Syukur Warga Manisrenggo

KLATEN – Selasa (27/08/19) siang jalan kota Kecamatan Manisrenggo menjadi lautan manusia. Acara tahunan Sedekah Bumi Loh Jinawi itu menjadi acara yang ditunggu ribuan warga Manisrenggo dan sekitar. Bukan saja sarana hiburan, tradisi turun temurun itu juga ajang pamer keberhasilan pembangunan desa-desa di Manisrenggo.
Bupati Klaten Sri Mulyani yang hadir pun dibuat takjub. Ribuan warga yang menyemut sepanjang jalan tak beranjak sampai acara berakhir. Pameran hasil bumi seperti buah dan sayuran, kesenian daerah, jatilan, parade drumband, gunungan makanan pasar sampai kontestan lurik membelah ribuan penonton di tengah matahari yang terik.
“Manirenggo keren abis. Tangkap ya buah kelengkengnya” kata Bupati Sri Mulyani di atas panggung menyapa warga Manisrenggo sambil menyawer penonton dengan buah kelengkeng di tangan.
Ditambahkan Bupati Sri Mulyani ke depan pembangunan di wilayah Manisrenggo akan ditingkatkan infrastrukturnya. Eks terminal Manisrenggo akan dibangun menjadi tempat kuliner. Sedangkan jalan – jalan di Manisrenggo akan diperbaiki kualitasnya dengan hotmix. Jembatan Barukan sebagai fasilitas fital masyarakat akan diperlebar sehingga menghindari kemacetan karena badan jalan yang sempit.
Camat Manisrenggo Gambir Wagiyo menambahkan tradisi Sedekah Bumi Loh Jinawi sebagai ungkapan syukur warga Manisrenggo atas hasil bumi yang melimpah.
“Kirab budaya ini adalah salah satu cara untuk menunjukkan berbagai potensi yang ada di masyarakat Manisrenggo. Juga untuk mensyukuri berbagai berkat yang diberikan Tuhan kepada masyarakat. Karena dalam kirab budaya ini juga ditampilkan gunungan hasil bumi yang dipajangi padi, jagung, ketela, dan aneka buah serta sayur” jelas Wagiyo

WhatsApp Image 2019-08-27 at 18.58.55
WhatsApp Image 2019-08-27 at 20.29.32

telah dibaca: 40 kali

Comments are closed.