Sempat Antri, Pelayanan KTP di Klaten Berangsur Normal

KLATEN – Keterbatasan droping keping KTP dari pusat ditengarai menjadi penyebab membeludaknya permohonan cetak KTP di Kabupaten Klaten. Namun layanan Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Klaten yang sempat antri panjang tiga hari terakhir, kini sudah berangsur normal. Terhitung Kamis pukul 10.50 Wib (16/01/20) layanan kependudukan khususnya KTP itu sudah berjalan seperti biasa. Tidak ada lagi antrian panjang, apalagi berdesakan yang berlebihan.
“Sampai jam 11.00 Wib (16/01/20) warga yang mendaftar pencetakan KTP elektronik tercatat oleh petugas ada 820 warga. Tidak seperti kemarin ada sekitar 1.800 orang. Namun kini sudah berangsur normal” kata Kepala Seksi Pindah Datang Dinas Dukcapil Klaten Didik Eka Saputra disela-sela mendampingi acara Sidak Bupati Klaten Sri Mulyani di lokasi pendaftaran.
Dia menambahkan masyarakat perlu mengerti bahwa droping keping KTP dari pusat terbatas. Pemkab Klaten hanya dapat 4 ribu keping sedang kebutuhan masyarakat itu 30 ribu keping. Pemerintah tetap berusaha memberikan layanan terbaik.
Sudah lancarnya layanan kependudukan Dinas Dukcapil diakui Basuki (58). Warga Kapungan, Polanharjo, Klaten itu sudah bisa memegang dokumen KK di tangan dengan waktu tidak lebih setengah jam.
“Tadi saya datang jam 10.00 Wib. Belum ada 30 menit saya sudah mendapatkan KK baru, karena memecah dokumen anak yang sudah menikah. Alhamdulillah tadi juga disapa ramah Bupati Klaten. Tadi sempat ditanya-tanya Bupati dan disambut luar biasa sangat ramah” jelas Basuki.
Pengakuan senada disampaikan Supardi (41) warga Suren, Panggang, Kemalang, Klaten. Warga yang berprofei sebagai pencari pasir Woro dan tinggal di kaki Merapi ini hanya butuh waktu 5 menit untuk mengurus KK.
“Saya hanya menyerahkan tanda bukti penyerahan dokumen kepada petugas. Layanannya sae mas. Tidak harus menunggu lama. Dari sini saya bersama bulik mau mengurus kartu BPJS. Terima kasih kepada petugas Dukcapil Klaten layanannya juga ramah” kata Supardi.
Bupati Klaten Sri Mulyani menyempatkan mengecek layanan di Dinas Dukcapil. Tiba di lokasi jam 10.45 Wib, ia langsung menuju lokasi pendaftaran yang pindah sementara di Dinas Perindusterian dan Tenaga Kerja Klaten.
“Alhamdulillah hari ini kondisi sudah mulai normal. Dan saya berpesan para petugas harus banyak senyum melayani masyarakat” pesan Bupati Sri Mulyani didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ronny Roekmito dan sejumlah pejabat.
Berdasarkan hasil pemantauan tiga hari terakhir sejak Senin (13/01) antrian warga pencari cetak KTP di Dinas Dukcapil meningkat tajam. Puncaknya Rabu (15/01) jumlah pencari cetak KTP tercatat 1.800 orang. Tapi sejak Kamis (16/01) layanan kependudukan itu berangsur normal. Kemampuan cetak mesin KTP yang terbatas tidak sebanding dengan jumlah permintaan menyebabkan warga harus mengantri.
Melalui akum resminya di alamat @dukcapilklaten1 pemerintah menyatakan permintaan maaf atas ketidaknyaman layanan KTP akhir-akhir ini. Antrian panjang itu disebabkan jumlah droping keping KTP yang terbatas dari pusat dan termasuk keterbatasan cetak mesin operator.
“Disdukcapil mhn maaf kpd masyarakat a/ ketidakyamanan lyanan kepend akhir2 ini. Kemampuan cetak kami 700 KTP/hr & klo lebih kami hrs lembur u/dibagi hr berikutnya. Kami akan ev agar lyanan lbh baik. @ganjarpranowo @yanisunarno@eko-locked@RRoekmito@DISPERMADES_JTG@SriWinoto1@kabarklaten”

Antrian KTP (4)
Antrian KTp (3)
antrian KTP

telah dibaca: 397 kali

Comments are closed.