Smart City Dievaluasi, Kepala Diskominfo Klaten : Harus Terus Berinovasi

KLATEN – Enam program Klaten Smart City yang lolos uji kemanfaatan kembali dievaluasi Kementerian Komunikasi Informasi (Kemenkominfo). Evaluasi tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan kemanfaatkan program bagi masyarakat secara luas.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Klaten, Amin Mustofa mengatakan evaluasi tersebut dibutuhkan untuk mempertahankan program Klaten Smart City yang sudah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kota Bersinar. Terlebih, Klaten merupakan satu dari 100 kota yang ditunjuk sebagai proyeksi awal implementasi program Smart City dari Pemerintah Pusat.

“Penunjukan Klaten sebagai salah satu smart city merupakan langkah besar dalam pembangunan daerah. Namun langkah ini perlu diiringi dengan kerja keras OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang melaksanakan program Klaten Smart City agar program yang sudah berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya saat membuka rapat evaluasi Klaten Smartcity di Kantor Diskominfo Klaten, Kamis (2/9/2021).

Adapun program inovasi dalam implementasi Klaten Smart City yakni pertama Sistim Manajemen Administrasi Desa atau Smard dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mewakili dimensi smart goverment, kedua Program Matur Dokter dari Dinas Kesehatan mewakili dimensi smart living dan ketiga Program Sistim Informasi Ketenagakerjaan dan Industri atau Sikendi dari Dinas Perindusterian dan Tenaga Kerja mewakili dimensi smart economy.

Baca Juga:  Bareng Kodim 0723 Klaten, STIKes Muhammadiyah Klaten Gelar Vaksinasi Massal

Sedang inovasi keempat adalah Program Satu Hari Dua Berita atau Sariduta dari Dinas Komunikasi Informatika mewakili smart branding, kelima Program Sekolah Sungai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mewakili dimensi smart enviroment dan keenam Program Titip Berkas Arsip Digitalku atau Titip Bandaku dari Dinas Arsip dan Perpustakaan mewakili dimensi smart society.

“Konsep smart city adalah keterpaduan stakeholder yang ada di suatu wilayah, baik pemerintah, dunia usaha, dan kelompok masyarakat dan individu dalam menciptakan iklim layanan yang efektif, efisien, cepat, tepat, dekat serta ditunjang dengan adanya teknologi informasi,” papar Amin kepada perwakilan enam dimensi program Klaten Smart City.

Selain itu, dengan adanya Smartcity, OPD dituntut untuk terus mengembangkan inovasi. Sehingga implementasi Klaten Smart City terus meningkat serta meningkatkan layanan yang disajikan Pemkab Klaten.

“Dengan adanya smart city, Klaten menjadi perhatian banyak pihak, sehingga harus diiringi dengan inovasi-inovasi. Tujuannya akan meningkatkan kemanfaatan smart city itu sendiri. Selain itu juga sudah menjadi komitmen Pemkab Klaten setiap tahun haru ada evaluasi dan peningkatan,” katanya.

Baca Juga:  Klaten Segera Gelar Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 74 kali

Comments are closed.