Smartcity Kawasan Borobudur Diminta Saling Kolaborasi dan Inovasi

SURAKARTA- Kabupaten Klaten masuk dalam 25 Kabupaten/Kota Kawasan Strategis Prioritas Nasional (KSPN) Borobudur. Jalinan antar Kabupaten / Kota diwujudkan dengan penandatanganan komitmen bersama. Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pariwisata, Sri Nugroho mewakili Kabupaten Klaten ikut menandatangani komitmen Smart City di Kawasan Borobudur, Sabtu (27/11/2021) di Solo Paragon Hotel.

Acara yang di kemas dalam Forum Group Discussion (FGD) Smart City di Kawasan Borobudur tersebut diikuti oleh 25 Kabupaten/Kota wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Antara lain dari Kota Surakarta, Kota Yogyakarta, Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Pacitan, Gunungkidul, Kendal, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Demak, Wonogiri, Banjarnegara, Bantul, Sleman, Temanggung, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kudus, Purworejo, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Karanganyar.

Wakil Walikota Surakarta, Teguh Prakosa yang hadir membuka acara berharap kepada kepala daerah yang termasuk dalam kawasan strategis untuk memperkuat koordinasi dan kerjasama antar daerah.

“Kepala Daerah harus benar-benar bisa melaksanakan tugas dan menata bisa berbuat apa dan bagaimana kedepannya Kabupaten/Kota yang dipimpin. Bersama pemerintah Surakarta, bersama dengan peserta yang hadir. Sama sama membangun wisata yang sudah ada dengan baik” pungkasnya.

Baca Juga:  Dandim bersama Camat Cawas Cor Jalan Pertanian Nanggulan

Sementara di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Klaten Amin Mustofa menandaskan agar kesolidan dan kordinasi antar daerah terus dibangun.

“Inovasi antar daerah kabupaten kota tadi dibedah bareng. Sesuai arahan tim pendamping agar inovasi bisa di replikasi. Kolaborasi dan inovasi agar terus dijaga. Terpenting adalah menanggalkan ego sektoral. Antar daerah harus saling support, khususnya kawasan Borobudur dalam konsep smartcity” katanya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 141 kali

Comments are closed.