Sosialisasi Permensos Baru, Bupati Harapkan Bantuan Sembako Tepat Sasaran

KLATEN – Kementerian Sosial (Kemensos) memperbaharui peraturan tentang program bantuan pangan nontunai dengan Permensos Nomor 5 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program sembako. Permensos sembako ini bertujuan untuk untuk mengembangkan program bantuan pangan nontunai guna memberikan pilihan dan kendali kepada Keluarga Penerima Manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar sosialisasi Permensos tersebut secara langsung kepada pemerintah kecamatan. Sosialisasi dibuka oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani di Ruang Rapat Utama Setda Klaten, Jumat (26/11/2021).

“Saya berharap dengan penyampaian aturan ini dapat dipahami dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, baik oleh pendamping hingga agen E Warung. Sehingga manfaatnya dapat diterima oleh KPM (Keluarga Penerima Manfaat) secara tepat,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa program ini adalah program nasional untuk memberikan bantuan kepada warga miskin sehingga dengan harapan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mengurangi tingkat kemiskinan. Dengan pelaksaan program secara baik, sehingga bantuan yang diberikan oleh pemerintah diterima tepat sasaran.

“Sehingga harapan kami dengan tugas yang sudah diberikan itu bisa berjalan dengan baik, sinergi semua berusaha sesuai dengan tugasnya masing-masing,” katanya.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Ketua DPR RI Sebar Bibit Ikan Di Polanharjo

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekda Klaten, Jaka Sawaldi dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3AKB) Klaten, Muhammad Nasir. Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan 26 kecamatan dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Sekda Klaten, Jaka Sawaldi meminta OPD terkait harus memastikan program sembako yang dicanangkan Kementerian Sosial dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku. Termasuk memastikan agen E Warung yang berhubungan langsung dengan distribusi bantuan tersebut.

“Harus ada evaluasi kepada agen dan agen yang tidak bisa melakukan sesuai dengan ketentuan harapan pemerintah khususnya Permensos itu untuk langsung aja mengundurkan diri dan diganti dengan yang lain. Karena apapun agen ujung tombak bertanggung jawab penuh terhadap harga barang, kualitas barang dan agen ini merupakan lembaga yang paling bawah yang bisa bersentuhan langsung dengan KPM,” paparnya saat memberikan arahan.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 142 kali

Comments are closed.