Staf Ahli Menko Polhukam Apresiasi Pembebasan Lahan Tol Solo-Jogja

Klaten – Upaya pembebasan lahan untuk proyek strategis nasional (PSN) jalan tol Solo-Jogja mendapatkan apresiasi dari Staf Ahli Menteri Koordinator Politik Hukum Keamanan (Menko Polhukam) Bidang Ketahanan Nasional Marsekal Muda TNI Achmad Sajili. Selanjutanya, ia menilai perlu mensinergikan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.

“Dengan adanya sebuah progres tentunya membanggakan dimana pembebasan lahan ini secara komprehensif tugas kami adalah mengkoordinasikan. Setelah kami koordinasikan kita sinergikan dan setelah kita sinergikan kita evaluasi atau kita kendalikan, supaya agar sesuai target yang ada,” katanya saat menyampaikan paparan di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (3/5/2021).

Ia berharap proyek strategi nasional ini bisa berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. Selain itu ia berpesan harus dilakukan pemetaan permasalahan sehingga dapat diantisipasi.

“Bila ada permasalahan dengan masyarakat, berikan pengertian terlebih dahulu, termasuk kekhawatiran yang disampaikan UMKM terkait dampak tol,” ungkapnya usai menyimak paparan dari Bupati Klaten Sri Mulyani, Komandan Kodim 0723 Klaten Letkol (Kav) Minarso, Kapolres Klaten Edy Suranta Sitepu, hingga Kepala Badan Pertanahan Nasional Klaten Agung Taufik Hidayat.

Baca Juga:  Mulai 6 April Truk Galian C Dilarang Beroperasi

Pada saat paparan Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten turut serta membantu menyukseskan PSN jalan tol di Klaten. Ia mengatakan dalam proses persiapan pembanguan tol Solo-Jogja tidak ada permasalah yang cukup serius. Ia berharap adanya pembangunan jalan tol bisa menjadi nilai positif bagi Klaten dan berbagai aspirasi bisa dipenuhi. Adapun kebutuhan lahan tol di Klaten sekitar 35,6 KM, lebar 90-130 M kebutuhan lahan dengan luasan 472,15 hektar bidang, 3.947 bidang dengan melibatkan 11 kecamatan, 50 desa/ kelurahan dan ada 4 exit tol.

“Harapannya Klaten semakin maju, Klaten semakin berkembang terutama UMKMnya tidak seperti kota-kota lainnya terjadi penurunan. UMKM nya malah kasihan, untuk itu dibeberapa titik di Jawa Tengah yang dilintasi, Klaten yang paling ragil. Klaten termasuk ragil harus lebih bisa pintar dan mengambil momen pembangunan proyek strategi nasional ini,” ungkapnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 62 kali

Comments are closed.