Stikes Muhammadiyah Klaten Melepas 139 Wisudawan Baru

KLATEN – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Klaten kembali mengadakan Wisuda Sarjana Ilmu Keperawatan dan Pengambilan Sumpah Profesi Ners angkatan XIV dan XV. Penyelenggaraan wisuda tahun ini dilakukan secara daring dan luring diikuti sebanyak 139 wisudawan (Sabtu, 10/04/21).

Ketua STIKes Muhammadiyah Klaten, Sri Sat Titi Hamranani, S. Kep., Ns., M. Kep. mengatakan sesuai edaran Nomor 443.5/ 034 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro untuk pengendalian penyebaran Covid-19 bahwasannya telah diperbolehkan pelaksanaan hajatan secara off line dengan dihadiri tamu sebanyak 50% dari kapasitas ruang yang digunakan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat.

“Seluruh peserta maupun petugas yang hadir saat wisuda diwajibkan menggunakan masker, duduk dengan menjaga jarak. Khusus bagi peserta wisuda dipersyaratkan menunjukkan hasil tes rapid anti gen ataupun genose untuk bisa ikut serta dalam kegiatan wisuda dan konsumsi disediakan dalam bentuk box” terang Sri Sat Titi Hamranani seperti rilis yang diterima Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten.

Baca Juga:  Kisah Ustad Girpasang, Dari Gondola Macet Sampai Diserang Kera Hutan

Dibandingkan tahun lalu, Sri Sat Titi Hamranani menambahkan kalau wisudawan yang hadir di hall tengah STIKes Muhammadiyah Klaten sejumlah 127 peserta dan yang mengikuti secara daring sebanyak 12 wisudawan.

“Jumlah wisudawan yang dilepas ada 127 orang dan 12 lainnya mengikuti secara daring berada di luar Jawa. Meski ada kelonggaran, namun terdapat sejumlah pembatasan, di antara pembatasan diantaranya, durasi yang diperpendek, wisudawan hadir tanpa pendamping. Selain itu peserta yang diantar langsung diturunkan di pintu masuk dan dilakukan pengecekan suhu, melakukan cuci tangan, dan dipastikan mengganti dengan masker yang sudah disediakan panitia. Makanan disediakan oleh panitia dalam bentuk box dan saat selesai prosesi wisuda, penjemputan dilakukan secara drive thru untuk mencegah kerumunan” tambahnya.

Terkait perizinan Camat Klaten Tengah Sofian mengatakan telah mengikuti prosedur yang tepat terkait penguatan protokol kesehatan. Hal ini untuk menghindari masalah yang tidak diinginkan.
“Kegiatan wisuda secara prinsip dapat dilaksanakan, namun harus tetap mematuhi protocol kesehatan guna upaya pencegahan dalam pengendalian Covid-19, dan jangan sampai muncul klaster baru setelah diadakan kegiatan wisuda ini,” pesan Sofian.

Baca Juga:  Gubernur Minta Pemkab Dorong Serapan Zakat Lewat Baznas

Meskipun dalam suasana pembatasan acara, namun seluruh rangkaian acara wisuda dan pengambilan sumpah dapat berjalan dengan khidmat dan tertib. Acara yang berjalan selama dua jam tersebut, dapat diikuti keluarga yang tidak hadir di lokasi melalui channel youtube STIKes Muhammadiyah Klaten.

Dalam pidatonya, Sri Sat Titi mengungkapkan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi demi terselenggaranya acara ini dengan tetap menjaga protokol kesehatan covid-19 serta mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas prestasi yang diraih dan memohon do’a restu untuk perubahan STIKES menjadi Universitas Muhammadiyah Klaten.

Penulis Tim Humas Stikes Muhammadiyah Klaten
Editor Joko Priyono Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 42 kali

Comments are closed.