Syantik dan Meraih Bintang pun Jadi Sarana Promosi Waspada Anemia

KLATEN – Melalui ajang kreatif bertajuk Lomba Penampilan Jingle dan Poster 2019 bertempat Gedung Sunan Pandanaran, (Selasa, 03/09/19), para remaja putri Klaten diingatkan selalu menjaga kesehatan diri dengan membiasakan minum tablet tambah darah atau TTD guna mencegah anemia.
Di atas panggung sebanyak 34 regu perwakilan dari masing-masing puskesmas tampil menari sambil menyayikan lirik-lirik pesan waspada anemia. Syair lagu yang sedang populer seperti Syantiknya Siti Badriah sampai lagu Meraih Bintangnya Via Vallen paling laris dinyayikan dan digubah para peserta saat tampil. Tidak hanya itu lagu daerah seperti Kuda Lumping dan yamko yambe ramko pun tak kalah menarik perhatian ratusan penggunjung yang sebagai besar pelajar SMP. Dari alat musik modern sampai dengan alat musik tradisional gamelan tampil mengiringi aksi panggung peserta lomba.
Tak mau kalah dengan para kader kesehatan dan para pelajar berkampanye waspada anemia, Bupati Klaten Sri Mulyani yang hadir membuka acara tersebut pun bersemangat mengingatkan para pelajar untuk minum tablet tambah darah.
“Remaja dan pelajar putri Klaten jangan lupa selalu minum tablet tambah darah setiap jumat pagi. Kasus anemia di Indonesia masih 22,7 persen. Anemia bagi para remaja putri sangat berbahaya, terutama saat memasuki masa kehamilan” pesan Bupati Sri Mulyani di atas panggung.
Bupati Klaten menambahkan kasus anemia harus dicegah sejak dini. Kehamilan ibu dengan kondisi anemia bisa menyebabkan pendarahan yang fatal bagi ibu hamil sampai meninggal dunia saat persalinan. Maka remaja Klaten harus SMART, yakni Semangat Mencegah Anemia Secara Terpadu dengan rajin minum tablet tambah darah.
Kepala Dinas Kesehatan Klaten Dokter Cahyono selaku Ketua Panitia Lomba menjelaskan Lomba Penampilan Jingle dan Poster 2019 bertujuan untuk meningkatkan komitmen para remaja dalam penanganan anemia.
“Remaja perlu rajin minum tablet tambah darah atau TTD. Dengan Lomba Penampilan Jingle dan Poster 2019 ini, pemerintah ingin mengkampanyekan waspada anemia khususnya di kalangan pelajar. Peserta lomba meliputi pelajar Klaten dari perwakilan 34 puskesmas. Masing-masing regu terdiri sebanyak 10 pelajar. Pemenang disiapkan piala, piagam dan uang pembinaan” jelas Cahyono

smart (3)
smart (2)
smart
cegah anemia
WhatsApp Image 2019-09-03 at 10.14.21

telah dibaca: 18 kali

Comments are closed.