Tanda Batas Tol Yogya-Solo Bakal Segera Dipasang

KLATEN – Menjelang pelaksanaan komunikasi publik, pemerintah melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan jalan tol Solo-Yogyakarta bakal segera memasang tanda batas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lahan warga yang bakal dilalui proyek jalan nasional. Dari pemasangan tanda batas itu maka petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) dijadikan patokan melakukan pengukuran.
Informasi itu disampaikan Kepala Bidang Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Endro Hudiyono dihadapan anggota DPRD Klaten, kepala OPD, para camat dan kepala desa di acara Rapat Persiapan Komunuikasi PUblik Jalan Tol Yogya-Solo di Gedung Sidang Paripurna DPRD Klaten (Rabu, 11/03/20).
“Tahap konsultasi publik ini adalah tahapan yang harus dilalui dalam pengadaan tanah. Konsultasi publik ini sekaligus langkah awal pemerintah. Istilahnya pemerintah itu ‘kulonuwun’ pada warga agar nantinya tidak ada polemik. Pemerintah sekaligus minta ijin bagi PPK nantinya memasang tanda batas untuk menentukan lokasi, dan juga melindungi warga dari pihak yang tak bertanggung-jawab” terang Endro.
Ditambahkannya sedianya konsultasi publik akan digelar pada bulan Maret hingga Mei 2020. Nantinya PPK dan BPN akan turut serta hadir mengedukasi dan menyampaikan informasi kepada warga yang terkena proyek jalan tol. Selain itu, melalui konsultasi publik ini warga dapat memanfaatkannya untuk aktif bertanya sehingga mereka bisa memperoleh informasi yang valid dan benar dari sumber terpercaya.
Menyikapi rencana pelaksanaan komunikasi publik Sekretaris Daerah Jaka Sawaldi menyebutkan pentingnya penyelamatan sumber-sumber mata air penyangga pangan.
“Proyek ini agar memperhatikan agar sumber-sumber air yang dan kebetulan terkena dampak pembangunan tol ini untuk dijaga. Apalagi Klaten adalah penyangga pangan nasional. Pengurangan lahan pertanian tentunya akan berdampak terhadap penerimaan subsidi pupuk bagi petani . Komunikasi publik ini menjadi kewenangan PPK jalan tol. Termasuk beban yang mungkin timbul. Maka warga diharapkan bisa mendapatkan informasi yang jelas langsung dari PPK jalan tol.” jelasnya.

Penulis Dinas Kominfo

telah dibaca: 257 kali

Comments are closed.