Tekan Kasus HIV/AIDS, KPA Klaten Lakukan Rapat Koordinasi

KLATEN- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Klaten upaya menurukan angka kasus HIV dan AIDS di Klaten melaksanakan rapat koordinasi. Dihadiri oleh Bupati Klaten sekaligus Ketua KPA Sri Mulyani, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan Klaten, Sekretaris KPA dan stakeholder terkait, Rabu (25/05/2022) di Gedung Paripurna DPRD Klaten.

Bupati Klaten sekaligus selaku Ketua KPA Sri Mulyani menyampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten terhadap penanggulangan HIV dan AIDS terus ditingkatkan seiring penemuan kasus yang bertambah.

Ia menjelaskan harus ada langkah strategis yang dilakukan dalam rangka kegiatan rapat koordinasi demi menurunkan angka kasus HIV dan AIDS di Klaten.

“Saya percaya jika kerjasama berjalan dengan baik antara KPA, OPD Kabupaten Klaten, Ormas keagamaan, dan masyarakat yang memiliki permasalahan HIV & AIDS di Kabupaten Klaten dapat ditangani lebih cepat,” paparnya.

Ia menyampaikan penularan kasus HIV dan AIDS di Klaten banyak terjadi dan perlu diwaspadai yakni dari ibu ke bayi nya atau ke anaknya.

Baca Juga:  Sapi Sehat Di Klaten Mulai Divaksin PMK

“Berdasarkan data KPA kemarin kasus HIV & AIDS di Kabupaten Klaten pada tahun 2007 hingga Desember 2021 ada 1171 kasus dimana 98 % terjadi penularan melalui intrapeksi seksual baik homoseksual maupun heteroseksusal. HIV dan AIDS ini tidak ada gejala yang terlihat semua terlihat sehat,” ujarnya.

Dikesempatan yang sama, Sekretaris KPA Kabupaten Klaten Ronny Roekmito melaporkan bahwa Desember 2021, angka kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Klaten sejumlah 1.171 kasus. Kemudian Januari hingga April 2022 bertambah 43 kasus. Sedangkan untuk angka kematian di tahun 2021 yaitu 24 kasus.

“Angka kasus HIV dan AIDS dari tahun ke tahun mengalami kenaikan. Ini menjadi warning kita bersama bahwa kasus di Kabupaten Klaten meningkat. Terlebih angka kematian pada tahun 2021 cukup banyak karena mereka banyak yang datang dari luar kota dan meninggal di Klaten. Selain itu HIV pada anak juga cukup tinggi maka perlu perhatian bersama untuk ini,” jelasnya.

Ia memapaparkan bahwa kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Klaten sudah merata di seluruh Kecamatan.

Baca Juga:  Masuk 50 Besar ADWI 2022, Sandiaga Uno Kunjungi Desa Wisata Bugisan

Ia berharap KPA perlu memperbaiki dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder dan KPA harus berupaya memberikan nutrisi tambahan bagi anak-anak.

“Saya berharap dapat menurunkan tiga zero yaitu menurunkan jumlah kasus HIV dan AIDS

(zero infeksi baru), zero kematian terkait AIDS, serta zero stigma dan diskriminasi menuju Indonesia bebas AIDS pada 2030,” pungkasnya.

(ttr/kominfo-klt)

telah dibaca: 103 kali

Comments are closed.