Terima kasih Mbah Minto, Pernah Membuat Indonesia Tersenyum dan Bahagia

KLATEN – Kabar meninggalnya Mbah Minto mengagetkan banyak pihak. Seniman dagelan Jawa yang populer lewat lawakan di konten Youtube itu meninggal di puncak ketenaran.
Seniman yang punya nama lengkap Minto Suwito Siyam itu menghembuskan nafas terakhir Rabu malam (22/12) pukul 21.00 WIB di usia 85 tahun.

Sejak pagi sejumlah tetangga dan penggemar sudah tampak berdatangan melayat ke rumah duka di Selorejo, Krakitan, Bayat, Klaten. Jenazah Mbah Minto Kamis pagi (23/12) sudah ada di rumah duka.

Kain warna hijau tampak menutupi peti jenazah. Keempat putranya yakni Tugiyo, Wiji, Topik dan Sudiono duduk di dekat peti jenazah. Sesekali mereka menyambut datangnya pelayat yang ingin mengucapkan bela sungkawa dan mendoakan Mbah Minto.

Jenazah Mbah Minto rencana dimakamkan Kamis (22/12) jam 14.00 WIB di pemakaman umum Wonosegaran, Bugel, Krakitan, Bayat, Klaten. Karangan bunga dan ucapan duka mulai berdatangan. Tak terkecuali dari Bupati Klaten Sri Mulyani.

Di sela kunjungan kerja di acara vaksinasi di SD IT Hidayah Ngawen, orang nomor satu di Klaten itu memuji kalau Mbah Minto itu performanya sangat luwes terutama di depan kamera. “Hari ini Klaten banyak kehilangan sosok seniman, yakni Mbah Minto artis senior Klaten. Mbah Minto memberikan kesan tersendiri. Saya beberapa kali telah melakukan pengambilan video. Kita shooting bersama Mbah Minto. Gaya Mbah Minto yang asyik saat shooting dan tetapi semua adalah takdir Allah Subhanahu Watta Alla,” ungkapnya.

Baca Juga:  Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Fokus Pembangunan Pemkab Klaten Tahun 2023

Duka mendalam dan kehilangan juga dirasakan warga sekitar Mbah Minto. Beberapa warga juga sudah mulai berdatangan ke rumah duka sejak pagi.

“Saya belum pernah ketemu Mbah Minto. Tahu beliau setelah terkenal seperti sekarang. Mbah Minto telah banyak mewarnai kehidupan. Kelucuannya banyak digemari tidak saja orang dewasa juga anak-anak,” kata Wati (46) warga Sidorejo, Krakitan, Bayat yang datang melayat saat ditemui di rumah duka.

Ditanya kaitannya dengan kesan-kesan terhadap Mbah Minto, warga Krakitan yang juga tercatat sebagai ASN Klaten mengaku merasa sangat kehilangan. “Kami kaget mengetahui kabar Mbah Minto meninggal dunia. Semoga amal baiknya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih pokoknya buat Mbah Minto yang pernah membuat kami bahagia,” kata Wati (46) warga Sidorejo, Krakitan, Bayat yang datang melayat.

Kehadiran Mbah Minto di jagat hiburan tanah air memang fenomenal. Mbah Minto bersama Ucup dan Penguk pemeran lainnya di Lawakan Jawa telah membuat Klaten terkenal dengan kelucuan dan celotehnya yang kocak tapi kaya hikmah. Kini Mbah Minto telah tiada tidur bersama mimpinya di alam keabadian. Tapi kelucuan dan senyum manisnya di antara wajah tuanya akan terus dikenang. Terima kasih Mbah Minto, telah membuat Indonesia ini pernah tersenyum dan bahagia.

Baca Juga:  Bupati Minta Hipmi Klaten Bidik Potensi UMKM Lokal

Penulis Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 282 kali

Comments are closed.