Tidak Berizin, 6 Titik Menara Terpaksa Disegel

KLATEN – Enam titik menara telekomunikasi di wilayah Kabupaten Klaten terpaksa disegel oleh Tim Penertiban Perda Satpol PP untuk meningkatkan kepatuhan hukum.
Hal itu disampaikan Kepala Seksi Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja Klaten Sulamto (Senin, 24/02/20) saat diwawancara via telepon.
“Ada 6 titik menara telekomunikasi yang disegel petugas pekan lalu. Masing – masing titik itu ada di Kalikuning Kalikotes, Bugisan Prambanan, Kwaren Ngawen, Buntalan Klaten Tengah, Ceporan Gantiwarno dan satunya ada di Klaten Utara. Tindakan ini untuk meningkatkan efek jera dan kepatuhan” jelas Sulamto.
Dia menambahkan ada dua peraturan daerah (Perda) yang belum dipenuhi. Yakni Perda Nomor 13/2011 tentang Penataan dan Pengendalian Menara Telekomunikasi dan Perda Nomor 15 Tahun 2011 tentang Bangunan Gedung atau IMB. Ancamannya bagi pelanggar adalah tiga bulan kurungan.
Penyegelan dilakukan petugas dengan pemasangan pita kuning yang bertuliskan Satpol line di sekeliling pagar menara. Selain itu petugas menghentikan arus listrik sampai pengurusan ijin itu diselesaikan.
“Petugas terpaksa mengambil langkah ini semata-mata untuk meningkatkan kepatuhan hukum saja. Dan yang tak kalah penting, pemerintah tidak mau dirugikan. Kalau tidak berijin maka pendapatan asli daerah bisa tidak tercapai” tegas Sulamto.

Penulis Joko Priyono Diskominfo Klaten

telah dibaca: 61 kali

Comments are closed.