Tiga Pintu Dosa

Manusia diciptakan tempatnya salah dan lupa. Tahu kelemahan ini, maka iblis yang iri itu, tak rela Nabi Adam As dan Hawa menikmati kebahagiaan bersamanya menempati keindahan surga. Maka digodalah sang Hawa. Dimintanya Hawa membujuk sang suami tercinta, Adam As memetik buah larangan.
Nabi Adam As akhirnya terbujuk. Ia memetik buah larangan itu sehingga jatuh dalam kubang dosa. Nabi adam dan Hawa diturunkan ke bumi dari kenikmatan surga karena tipu muslihat iblis oleh pelanggaran yang dilakukan atas peringatan Allah SWT.

Peristiwa ini meberi pelajaran yang sangat berhikmah bagi anak turun Adam. Karena sesungguhnya iblis tidak akan pernah rela anak cucu adam masuk surga. Maka berbagai jurus dan jebakan akan dilakukan menggoda manusia, tak ubahnya ketika menggoda Hawa untuk membujuk Nabi adam memetik buah larangan.

Maka iblis menyiapkan tiga pintu dosa yang wajib setiap orang muslim mengetahui untuk selanjutnya bersungguh-sungguh menghindari.

1.Lalai
Diciptakan dunia terasa indah dalam pandangan manusia. Tapi keindahan itu sesungguhnya menipu. Dibuat manusia terlena dengan aktifitas dan pemburuan pundi-pundi harta agar terus kaya raya seolah kekayaan itu menjaminnnya akan bahagia. Maka iblis akan memperlihatkan seolah harta, kekuasaan dan kehormatan itu begitu indah menggiyurkan agar manusia lalai bersujud. Ilmu agama akan menjadi pengingat agar hidup tidak lupa beribadah. Dikejarnya di dunia tapi kemudian ditaruh di tangannya. Dikejar pula akherat dan ditempatkan Allah SWT di pojok hatinya untuk mengingatkan agar selalu berbuat baik dan beramal sholeh.

Baca Juga:  Mulai 6 April Truk Galian C Dilarang Beroperasi

2.Sahwat
Kesenangan harta benda bahkan anak dan wanita adalah kepastian yang melekat diciptakannya manusia di bumi. Tapi kecintaan itu harus dibungkus dengan syariat, jangan diumbar dan diperturutkan. Nafsu atau sahwat itu harus dikendalikan dengan syariat. Siapa yang memperturutkan nafsunya di bumi, maka akan dibelenggu dan dilemparkan ke jurang neraka jahanam. Siapa yang membelenggu nafsu di dunia, maka dia akan bebas menikmati nafsunya di surga. Hati-hati memasukan makanan ke dalam perut. Hati-hati menggunakan mata untuk tidak melihat yang diharamkan oleh agama.

3.Marah
Marah sengaja disusupkan iblis dalam hati manusia agar saling bermusuhan dan rusak tali silaturakhimnya. Orang marah akan mematikan sifat cinta kasih dan menukarnya dengan kebencian. Orang marah kata – kata yang keluar dari mulut adalah ungkapan kotor, mencaci dan menyayat untuk menggoreskan luka. Tak jarang orang saling bertengkar bahkan saling bunuh karena disulut sifat marah yang membara. Banyaklah berdzikir sehingga lisan ini tak kuasa berkata kotor. Banyaklah berwudlu agar hati dan pikiran itu selalu teduh.

Baca Juga:  Bupati Lantik Tiga Pejabat Eselon II

Penulis Joko Priyono Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 35 kali

Comments are closed.