Tim Verifikasi Jateng “Blusukan” Menguji Klaten Kabupaten ODF

KLATEN – Tim gabungan verikator Open Defecation Free alias ODF dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah blusukan menyambangi 8 desa sasaran untuk memastikan Klaten menuju Kabupaten ODF (Rabu 28/08/19).
Sebanyak 40 anggota Tim Gabungan Verikator ODF dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dibagi menjadi 8 tim kecil. Masing – masing tim berikut petugas pendamping lokal mengunjungi 8 desa sasaran meliputi Desa Kalikebo Kecamatan Trucuk, Desa Tibayan Jatinom, Desa Pomah Tulung, Desa Keprabon Delanggu, Desa Karangjoho Karangdowo, Desa Bulurejo Juwiring, Desa Krakitan Bayat dan terakhir Desa Mojayan Klaten Tengah. Fokus penilian tim meliputi pilar kebiasaan cuci tangan, sanitasi, pengelolaan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah dan pengelolaan limbah cair.
Ketua Tim Gabungan Verikator ODF dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Wahyu Setyaningsih menjelaskan tim akan sangat independen dalam melakukan penilaian dan terkadang mempunyai strategi sendiri saat di lapangan.
“Penilaian verifikasi ODF di Kabupaten Klaten ini menjadi bagian upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuju Provinsi ODF kedua setelah Daerah Istimewa Yogyakarta. Semoga Klaten bisa menjadi Kabupaten ODF ke – 15 di Provinsi Jawa Tengah menyusul kabupaten lainnya. Tim verifikator sudah terlatih dan independen. Bisa saja anggota tim nanti berbelok arah misalnya menilai di lapangan tidak sesuai harpan petugas pendamping. Hasil temuan nanti bisa diperbaiki maksimal 7 hari agar ada tindaklanjut” jelas Wahyu.
Ditambahkan contoh kasis luar biasa hepatitis A di Pacitan, Jawa Timur adalah kebiasaan salah masyarakat yang masih buang air di sungai. Hampir 1.000 korban terkena hepatitis. Klaten sudah sangat bagus karena banyak komunitas peduli sungai yang akan banyak membantu tugas pemerintah.
Bupati Klaten Sri Mulyani saat menyambut kedatangan Tim Gabungan Verikator ODF dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Pendopo Ageng Rumah Dinas Bupati Klaten menjelaskan Pemkab Klaten sangat serius dalam penanganan ODF.
“Tahun 2018 Pemkab Klaten menganggarkan 6 milyar untuk mewujudkan 2.500 jamban sehat bagi keluarga miskin. Sedangkan 2019 anggaran jambinisasi meningkat menjadi 8 milyar untuk 2.500 jamban keluarga dengan kualitas lebih baik. Tiap program TNI Manunggal Membangun Desa, pemerintah juga membangun 14 jamban sehat bagi keluarga tidak mampu. Dengan menjamurnya komunitas sungai, insyallah Klaten menjadi Kabupaten ODF Ke- 15 di Jawa Tengah” harap Bupati Klaten

WhatsApp Image 2019-08-28 at 14.06.20
WhatsApp Image 2019-08-28 at 11.11.11
WhatsApp Image 2019-08-28 at 14.06.22
WhatsApp Image 2019-08-28 at 14.06.23

telah dibaca: 39 kali

Comments are closed.