Tips Jitu Mendidik Anak Secara Gembira

KLATEN – Dunia makin maju, tapi kenyataannya mendidik anak masa kini tidak semakin mudah. Tidak sedikit orang tua dibuat pusing tujuh keliling dan tetap saja pusing biar pun sudah minum obat pusing, tatkala mendidik anak kesayangan. Dari masalah pergaulan sampai kecanduan gadget.

Tapi tenang dulu. Ada tips jitu dari Ustad Syamsul Hadi sebagai tokoh parenting Klaten untuk mendidik anak dengan gembira.
Di acara pengajian Tombo Ati pekan lalu dan dikuti hampir 100 jamaah secara daring, penceramah yang banyak mengupas tema parenting itu mengajak para orang tua untuk mengajak Tuhan Yang Maha Esa untuk ikut mendidik anak-anak kesayangan. Para orang tua tidak boleh merasa hebat dengan pola asuh yang diterapkan, karena setiap anak hidup dalam zaman yang berbeda.

“Mendidik anak adalah proyek besar dan berat. Tapi bisa dilakukan dengan mudah. Caranya adalah dengan menitipkan dan menyerahkan anak – anak kita kepada Allah Subhanahu Watta Alla. Sebab Dia yang menciptakannyä” tuturnya.

Ustad empat anak yang bertugas di Kantor Pajak Surakarta itu mengistilahkan dengan menadzarkan anak itu kepada Tuhan-nya. Yakni dengan membangun visi yang jelas bahwa hidup itu untuk mengabdi kepada Sang Kholik.

Baca Juga:  Cukup 5 Ribu Saja, Semangkuk Jenang Gempol Bu Kiryanti Pandanrejo Siap Disantap

“Anak yang baik lahir dari wanita yang baik. Maka mencarikan anak dengan jodoh yang sholeh itu penting. Lalu juga beri nama anak itu dengan sebutan yang baik, karena nama itu memberi sugesti. Seperti nama Maryam yang artinya pengabdi” tambahnya.

Pria yang kini tinggal di Sungkur, Klaten itu menekankan makna menadzarkan itu dengan niat yang bersungguh-sungguh.

“Bernadzar disini dimakanai sebagai doa. Maka doa orang tua itu seperti seorang anak yang merengek-rengek kepada orang tuanya minta mainan. Kalau sudah begitu maka biarlah Allah Subhannahu Watta Alla yang mengurus anak kita. Nanti Tuhan saja yang menutup dan menambah kekurangan orang tua dalam mendidik anak” tutupnya.

Penulis Joko Priyono Diskominfo Klaten.

telah dibaca: 54 kali

Comments are closed.