Twitter BKPPD Klaten Laris Manis Jawab Aduan Pelamar CPNS

KLATEN – Akun twitter Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten di alamat @bkd klaten seperti tidak ada matinya. Hampir dua minggu, akun medsos yang sudah memiliki 3.119 follower itu harus melayani ribuan pesan pertanyaan dan aduan masyarakat, khususnya pelamar pendaftaran CPNS di Kabupaten Klaten.
“Permisi min… Maaf sy mau bertanya mengenai info CPNS kab.klaten, apakah pendidikan s1 manajemen bisnis syariah dengan gelar S.E bisa mengikuti pendaftaran CPNS di kab.klaten yg kualifikasi pendidikan s1 manajemen? Terima kasih“ tulis akun @aditi_islah. Admin lalu menjawab, ”Maaf jih tidak bisa, monggo melamar di daerah lain”.
Ada juga yang bernada bercanda. Pemilik akun @zekomoria membuat cuitan “Yg ngelamar ribuan.. yg ditrima Ratusan.. kek iklan aja min”. Admin petugas pun tidak kalah seru menanggapi “Lha daripada yg nglamar ratusan yg diterima ribuan…njut piye jal? Wakkk”.
Kepala Sub Bidang Data dan Informasi BKPPD Klaten, Hadi Susanto yang mengawaki aduan medsos tim seleksi CPNS Klaten menjelaskan demi kelancaran proses pendaftaran, maka jawaban harus dilakukan fast respon alias respon cepat.
“Pertanyaan macam-macam mas. Semisal persyaratan berkas kesehatan sebagai lampiran sampai warna latar belakang foto yang berbeda. Bahkan pertanyaan lebih kecil-kecill seperti surat lamaran ditujukan kepada bupati atau Kepala BKPPD, ukuran kertas, jenis huruf dan lain-lain. Yang penting proses seleksi lancar saja. Maka jawaban harus dilakukan cepat alias fast respons. Tapi tetap sesuai aturan” jelas Hadi Susanto di sela-sela Sosialisasi Sepakat di Ruang B2 Setda Klaten (Rabu, 27/11/19).
Dia menjelaskan pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah kualifikasi pendidikan. Kesalahan memilih formasi yang tidak sesuai dengan jenis pendidikan menjadi kesalahan fatal bagi pelamar yang menyebabkan berkasnya masuk kategori tidak memenuhi syarat alias TMS. Dengan layanan medsos melalui twitter di alamat @bkdklaten bisa membantu pelamar untuk tidak melakukan kesalahan administrasi yang menyebabkan gugur sebelum ujian.
Ditanya pengalamannya menghadapi pertanyaan pelamar, pria lulusan S2 Ilmu Komputer UGM Yogyakarta mengatakan bermodal sabar menjawab keluhan pelamar.
“Tim Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kabupaten Klaten 2019, selain Tim Verifikator yang berjumlah 27 orang, juga dilengkapi tim pengaduan. Pelamar bisa mengadu kepada tim aduan akun twitter di alamat @bkdklaten, ada juga melalui SMS melalui telepon seluler 085802751751, 085802760760, termasuk telepon di 0272-321046 di pesawat 279. Yang penting sabar saja mas. Kadang ada yang bikin jengkel, lucu bercanda. Dinikmati saja” kata Hadi.
Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 336 kali

Comments are closed.