Uji Publik di UNS, PPID Klaten Unggulkan Inovasi Atasi Pandemi

KLATEN – Badan publik Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Pejabat Pengelola Informasi Publik (PPID) Utama lolos mengikuti uji publik Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik oleh Komisi Informasi Publik Jawa Tengah di Kampus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poslitik (Fisipol) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta (Selasa, 23/11/21).

Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya yang didapuk sebagai pemapar utama PPID Kabupaten Klaten di hadapan dewan juri yang terdiri dari Amir Mahmud Ketua PWI Jawa Tengah, Prof Ismi Dwi Ismiati Dekan Fisipol UNS, dan Erni dari anggota Komisi Informasi Jateng mengunggulkan inovasi lokal dalam penanganan covid 19.

“Apilikasi Matur Dokter dari Dinas Kesehatan , pengaduan Maturibu dari Dinas Kominfo, Diskon Ojol (Distribusi Kontrasepsi lewat Ojek On line) dari Dinas Sosial Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana, adanya Pos Aju untuk percepatan pemulasaraan jenazah, sampai sistim informasi covid 19 di website awasicorona.klatenkab.go.id menjadi inovasi penting dalam penanganan covid di Klaten” tuturnya.

Selain berbicara inovasi penanganan covid 19, Yoga Hardaya juga menjelaskan kebijakan dan langkah penting dalam penguatan PPID.

Baca Juga:  Pemkab Klaten Raih Terbaik Kedua Penghargaan Pendukung Program KUR 2021

“Dinas Kominfo Klaten sudah menyerah 401 portal website desa bertajuk Dilan. Dilan itu kepanjangan dari Desa Inovatif Lancar Administrasi. Jadi lewat website Dilan ini diharapkan transparansi anggaran desa bisa lebih baik. Transparansi anggaran tidak lagi lewat baliho, tapi berbasis website dan media sosial” tambahnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klaten Amin Mustafa menjawab pertanyaan dewan juri terkait pengembangan jaringan internet di desa pelosok.

“Dukuh terpencil di Girpasang sudah bisa kita sentuh dengan fasilitas internet. Harapannya di sana potensi wisata Girpasang, bisa berkembang baik. Termasuk UMKM yang ada bisa diwadahi lewat website desa. Ke depan penguatan PPID desa akan menjadi program kerja penting Dinas Kominfo agar fungsi layanan informasi khusus di desa jadi lebih baik”’ pungkasnya.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 75 kali

Comments are closed.