Unik, Ratusan Sapu Lidi Disusun Menjadi Pohon Natal

KLATEN- Jelang perayaan Natal tahun 2021, Gereja Katolik Santa Maria Bunda Kristus di Tanjunganom, Gadungan,Wedi, Klaten membuat pohon natal menggunakan 750 buah sapu lidi menjadi pohon natal.

Saat ditemui Senin (20/12/2021) Rama Emmanuel Maria Supranowo Pr (62) menyampaikan bahwa pembuatan pohon natal setinggi tujuh meter menggunakan sapu lidi tersebut menjadi gambaran dalam semangat kerjasama, saling bersatu, saling mengupayakan kemajuan bersama.

“Terlebih kita tahu bahwa masih berada dalam suasana pandemi corona, sekalipun sudah landai tetapi semangat untuk terus menerus membangun kerjasama, bersatu untuk ini kiranya harus tetap dibutuhkan” ujarnya

Ia juga menyebutkan bahwa lama pengerjaan pohon natal sudah berjalan selama lima hari, nantinya diperkirakan akan selesai selama enam hari pengerjaan sambil mengembangkan ide-ide yang lain dalam pohon natal tersebut. Menariknya sapu lidi yang disusun merupakan sumbangan umat disekitar Gereja.

“Sapu lidi ini merupakan sumbangan dari umat yang tersebar di aneka macam lingkungan yang meliputi di beberapa kecamatan yang ada di lingkup Wedi” ungkapnya

Baca Juga:  Tinjau Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrim, Stafsus Presiden : Butuh Kolaborasi

Tak hanya itu konsep pembuatan pohon natal tersebut juga masih di cat menyerupai pohon natal serta dihias menggunakan pernak-pernik bertemakan corona yang lengkap menggunakan simbol virus, jarum suntik vaksin, orang yang menggunakan alat pelindung diri. Selain itu masih diberikan hiasan lampu dan hiasan warna-warni menggambarkan kegembiraan natal.

Ia juga menjelaskan bukan pertama kalinya Greja Katolik Santa Maria Bunda Kristus membuat kreasi pohon natal unik, seperti menggunakan daun kluwih, botol dan lainnya.

“Yang penting kiranya natal bisa dirayakan secara damai, relasi persaudaraan dengan aneka macam pihak, sehingga dengan demikian juga kesempatan perayaan natal menjadi kesempatan untuk membangun solidaritas tanpa membeda-bedakan agama dan keyakinannya. Terlebih dimasa pandemi ini maupun ditengah bangsa kita mengalami bencana alam, gempa bumi, banjir dan lainnya” pungkasnya

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 89 kali

Comments are closed.