Usai Video Conference dengan Ganjar, Bupati Klaten Langsung Adakan Rapat Terbatas

Klaten- Usai mengikuti video Conference rapat koordinasi yang dipimpin oleh Ganjar Pranowo pada Selasa pagi (17/3), Bupati Klaten Sri Mulyani langsung mengadakan rapat terbatas. Hal tersebut dilakukan guna menindaklanjuti arahan dari Gubernur Jawa Tengah pada rapat koordinasi terkait pengendalian penyakit Covid-19.

“Setelah mendengarkan arahan dari Gubernur Jawa Tengah terkait pengendalian penyakit Covid-19 melalui video conference, selanjutnya ditindaklanjuti dengan rapat terbatas (Ratas) yang dipimpin langsung oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, pada rapat tersebut telah dihasilkan beberapa keputusan” terang Kepala Gugus Tugas Pengendalian Penyakit ( Gugas PP) Klaten, Rony Roekmito pada Selasa sore (17/3)

Rony Roekmito melanjutkan ada beberapa keputusan yang dihasilkan dalam Ratas kali ini. Diantaranya adalah berkaitan dengan penyelenggaraan acara-acara keagamaan di tingkat kabupaten maupun kecamatan, nantinya Kabag Kesra dan Camat diminta agar melakukan pendekatan pada pemuka agama yang bersangkutan untuk dapat ditunda pelaksanaannya.

Sementara itu beberapa agenda Pemkab Klaten mendatang juga akan dipertimbangkan lagi. Bentuk acara Ngabuburit dan Tarawih Keliling (Tarling) yang sedianya dilakukan pada bulan Ramadhan nanti juga akan dibicarakan secara khusus dengan dipimpin oleh Sekda Kabupaten Klaten. Selain itu, kegiatan Pemkab Klaten yaitu Subuh Berjamaah pada bulan April mendatang akan ditiadakan.

Berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat seperti Sambang Warga, Senam PKH, Temu Kader PKK, Sambang Puskesmas, Bupati Berkebun dan Pengajian Zamuna pun turut ditunda pelaksanaannya pada bulan Juni 2020 mendatang. Para ASN pun juga diinstruksikan untuk menunda perjalanan dinas baik ke luar daerah maupun luar negeri.

Selanjutnya di bidang pariwisata, kepada Disparbudpora diinstruksikan agar seluruh obyek wisata alam, air dan religi di Kabupaten Klaten baik yang dimiliki oleh pemerintah kabupaten maupun desa untuk ditutup sampai dengan tanggal 29 Maret 2020. Kemudian bagi masyarakat yang mempunyai hajatan juga turut diberikan himbauan dalam penyelenggaraannya agar dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19.

“Dihimbau untuk masyarakat yang mempunyai hajatan agar tatanan tempat duduk ada jarak untuk masing-masing tamu, dan harap diumumkan agar para tamu tidak memberikan salam dengan bersentuhan tangan atau anggota badan lainnya. Sarana cuci tangan pakai sabun dan atau hand sanitizer juga harus disediakan” imbuh Ketua Gugas PP Klaten.

Penulis Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 168 kali

Comments are closed.