Ustad Asnam Rela Tiap Hari Menapaki 1001 Tangga Jurang Demi Mengajarkan Islam di Girpasang

KLATEN – Terjun menjadi sosok penyebar syiar agama islam telah menjadi pilihan seorang Ustadz Asnan. Perjuangannya yang harus menapaki 1001 tangga guna sampai di Dusun Girpasang menjadi saksi pengorbanan nya untuk menyampaikan kebenaran.

Ustadz Asnan sendiri tinggal di Dusun Jamuran, Tegalmulyo, Kemalang, Klaten tidak jauh dari Girpasang. Kondisi masyarakat Girpasang yang masih terbatas pemahaman agama nya, mendorong Ustadz Asnan berdakwah di sana.

“Di sini pemahaman agama masih minim sekali. Niat sholat saja masyarakat belum tahu. Maka yang kami ajarkan adalah cara wudhu dan sholat yang benar dulu” jelas Ustadz Asnan kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten (Sabtu, 24/4/21).

Dituturkan banyak kejadian unik warga saat mengaji. Salah satunya kebiasaan bersuci dan adab di masjid.

“Ada kejadian bapak itu karena semangat nya mengaji dari sawah sekonyong-konyong langsung masuk ke masjid. Saya tidak menegur karena mungkin belum tahu. Alhamdulillah semua warga mau mengaji. Hanya dua warga yang belum bergabung” ujarnya.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Uang Insentif 4.102 GTT,/PTT di Klaten Cair

Ia mengatakan kalau Ramadhan ini setiap hari dirinya mengajar agama ke Girpasang. Didampingi sang istri nya yang setia, Ustadz Asnan kadang harus rela menembus gelapnya jurang Girpasang kalau gondola nya rusak atau tidak ada petugas operator.

“Mulai jam 15.00 WIB kami dan istri berangkat ke Girpasang. Kadang kami bawa bekal dari rumah untuk berbuka puasa. Sorenya kami mengajarkan fasholatan atau belajar sholat bagi orang tua. Di lanjutkan iqro atau belajar membaca Alquran bagi anak dan remaja. Setelah tarawih kami adakan kultum singkat. Kira – kira jam 22.00 WIB kami baru pulang”ungkapnya.

Dusun Girpasang adalah pemukiman terpencil yang hanya berjarak 4,5 km dari puncak Merapi. Dusun ini hanya dihuni 12 kepala keluarga dan 34 warga. Kini Girpasang sedang booming menjadi destinasi wisata baru di Klaten. Wisatawan rela berjalan menempuh perjalanan terjal untuk menikmati pesona Merapi, ngopi atau merasakan sensasi melintasi jurang Girpasang dengan kereta gantung.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

Baca Juga:  Kendaraan Dinas Wajib Parkir Saat Libur Lebaran

telah dibaca: 90 kali

Comments are closed.